1 poin oleh GN⁺ 2025-11-20 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Aturan baru yang diusulkan oleh United States Patent and Trademark Office (USPTO) pada praktiknya akan memblokir hak publik untuk menggugat paten yang diberikan secara keliru di dalam kantor paten
  • Jika aturan ini diberlakukan, struktur yang memungkinkan patent troll mempertahankan paten buruk dan melancarkan gugatan secara berlebihan akan makin mengakar
  • Sistem inti IPR (Inter Partes Review) adalah satu-satunya sarana bagi UKM dan pengembang untuk menggugat paten tanpa litigasi berbiaya tinggi, tetapi aturan baru ini akan membatasinya dengan alasan prosedural
  • Aturan yang diusulkan mencakup ketentuan yang dapat membuat paten “tidak bisa ditantang lagi” hanya karena satu hasil litigasi, atau memblokir IPR itu sendiri jika gugatan pengadilan berjalan lebih cepat
  • EFF memperingatkan bahwa langkah ini akan mencabut hak publik untuk memverifikasi paten dan menghambat inovasi, serta mendesak pengajuan komentar publik hingga 2 Desember

Ringkasan usulan aturan baru USPTO

  • Kantor Paten AS melalui aturan baru berupaya secara efektif mengakhiri prosedur yang memungkinkan publik menggugat langsung paten buruk di dalam kantor paten
    • Jika aturan ini berlaku, pemblokiran prosedur pembatalan paten yang diinginkan para patent troll dapat terjadi
    • Individu atau perusahaan yang menjadi target gugatan akan kehilangan sarana pembelaan yang realistis dan terjangkau secara ekonomi
  • EFF meminta para pendukungnya untuk mengirimkan komentar publik, dengan tenggat yang tercantum pada 2 Desember 2025

Peran dan pentingnya IPR (Inter Partes Review)

  • IPR adalah sarana nyata bagi pengembang biasa, UKM, dan organisasi nirlaba untuk menggugat paten buruk tanpa biaya litigasi jutaan dolar
    • Lebih cepat dan lebih berfokus pada aspek teknis dibanding gugatan di pengadilan federal, serta diperiksa oleh Patent Trial and Appeal Board (PTAB)
    • Sistem ini dirancang sebagai prosedur peninjauan oleh para ahli untuk memperbaiki pemberian paten yang keliru oleh kantor paten
  • Contoh dampak nyata IPR
    • “Paten podcasting” (Personal Audio): dibatalkan oleh EFF melalui IPR, sehingga melindungi industri podcast global
    • Paten SportBrain: dalam gugatan terhadap sekitar 80 perusahaan, PTAB membatalkan seluruh klaim
    • Shipping & Transit: mengajukan ratusan gugatan, tetapi runtuh setelah berulang kali kalah di PTAB
  • Jika aturan baru ini diterapkan, tantangan demi kepentingan publik seperti ini berpotensi terhalang karena alasan prosedural

Tiga perubahan utama yang didorong USPTO

  • Pertama, tergugat yang ingin mengajukan IPR harus berjanji tidak akan menggugat validitas paten di pengadilan
    • Ini memaksa terdakwa dalam litigasi nyata membuat pilihan yang tidak realistis
  • Kedua, paten yang sudah pernah mendapatkan satu putusan validitas akan tidak bisa lagi ditantang lewat IPR oleh siapa pun
    • Bahkan jika seni terdahulu baru ditemukan, kesempatan publik untuk peninjauan ulang akan tertutup
  • Ketiga, jika litigasi di pengadilan distrik diperkirakan berjalan lebih cepat daripada PTAB, maka IPR akan dilarang sepenuhnya
    • Akibatnya, pihak tergugat hanya bisa membela diri dengan menanggung biaya litigasi jutaan dolar

Dasar hukum dan masalah kelembagaan

  • IPR adalah sistem yang ditetapkan oleh Kongres pada 2013 untuk memperbaiki kesalahan kantor paten dengan cepat dan berbiaya rendah
    • Karena itu, hanya Kongres yang berwenang mengubah sistem tersebut
  • Aturan baru ini berisiko mendistorsi tujuan asli IPR melalui prosedur administratif dan menciptakan jebakan prosedural yang menghalangi tantangan yang sah
  • Kantor paten mengklaim bahwa para tergugat menyalahgunakan IPR, tetapi kenyataannya patent troll-lah yang telah melancarkan ratusan gugatan secara berlebihan

Partisipasi publik dan seruan untuk merespons

  • EFF menekankan prinsip bahwa publik berhak menantang paten yang buruk
    • Pada 2023, rancangan aturan serupa pernah diajukan, tetapi ditarik kembali setelah lebih dari 1.000 orang mengirimkan komentar
  • Kali ini pun, warga dan pengguna teknologi diminta mengirimkan komentar atas nama sendiri untuk mencegah memburuknya sistem
  • Contoh komentar yang disajikan menekankan pentingnya menjaga keadilan dan keterbukaan IPR serta melindungi inovasi

Konteks terkait

  • EFF sebelumnya juga menentang legislasi yang ramah patent troll, seperti RUU PERA dan PREVAIL
  • Aturan kali ini merupakan kelanjutan dari arus tersebut, dan berisiko melemahkan fondasi sistem verifikasi paten
  • Secara keseluruhan, artikel ini menegaskan kembali pentingnya transparansi sistem paten dan partisipasi publik

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.