Calvin and Hobbes yang pertama kali muncul di surat kabar pada 1985 adalah komik tentang petualangan seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dan teman harimau khayalannya
- Kreatornya, Bill Watterson, membangun dunia yang orisinal dengan memadukan humor, fantasi, dan kedalaman filosofis
- Editor Lee Salem menilai serial ini saat pertama terbit sebagai “segar, lucu, dan sangat artistik”, sambil menekankan ekspresinya yang melintasi batas antara imajinasi anak dan realitas
- Salem menjelaskan Hobbes sebagai “alter ego Calvin sekaligus sosok penyeimbang”, dan menyebut bahwa keaslian dalam imajinasi lebih penting daripada apakah ia nyata atau tidak
- Watterson mengakhiri serial ini pada 1995 dan mengatakan ia ingin bekerja dengan “tempo yang lebih kontemplatif”; sejak itu hampir tidak ada aktivitas publik darinya
Kemunculan dan ciri khas Calvin and Hobbes
Calvin and Hobbes, yang pertama kali terbit di surat kabar pada 18 November 1985, berpusat pada keseharian dan petualangan imajinatif Calvin, bocah 6 tahun, serta Hobbes, harimau bonekanya
- Bagi orang lain Hobbes hanyalah boneka, tetapi dari sudut pandang Calvin ia hadir sebagai pendamping yang hidup
- Komik ini melampaui humor sederhana dengan memadukan imajinasi anak, dialog filosofis, dan sudut pandang satiris
- Kreatornya, Bill Watterson, menerbitkan karya ini selama 10 tahun lalu mengakhirinya sendiri saat popularitasnya sedang di puncak
Kenangan Lee Salem
- Editor Lee Salem menggambarkan kesan saat membaca naskah pertamanya sebagai “begitu segar sampai rasanya membuat napas terhenti”
- Setelah diedarkan di kantor, respons positif langsung muncul; ia mengatakan yang paling mengesankan adalah “kekuatan artistik, humor, dan sosok bocah yang mudah dipahami”
- Salah satu episode favorit Salem adalah adegan Calvin tidak masuk sekolah karena sakit lalu belajar sambil menonton drama TV
- Ketika Calvin berkata, “Aku belajar lebih banyak saat tidak masuk sekolah,” sebagian pembaca mengeluh, tetapi Salem sangat menghargai ironi dan humornya
Dialog filosofis dan relasi antartokoh
- Pembawa acara Rene Montagne menyinggung adegan Calvin dan Hobbes di bawah pohon saat membahas “Apakah Tuhan itu ada?”
- Jawaban Calvin, “Ya, ada seseorang yang sedang membidikku,” menunjukkan humor filosofis lewat kalimat balikan yang tak terduga
- Salem menjelaskan Calvin sebagai tokoh yang berbeda dari Charlie Brown atau Dennis the Menace
- Calvin adalah sosok yang hidup sambil berhadapan dengan orang dewasa dalam dunia yang tidak ia ciptakan sendiri, dan menurut Salem ia lebih dekat dengan Tom Sawyer atau Huckleberry Finn
- Hobbes berperan sebagai penyeimbang Calvin sekaligus alter ego batinnya, serta menjadi komentator atas petualangan dan sikap Calvin
Tafsir tentang keberadaan Hobbes
- Salem mengatakan, “Bagi saya maupun bagi Calvin, Hobbes itu nyata”
- Apakah ia nyata bagi tokoh lain tidak penting, dan hal itu menegaskan bahwa batas antara imajinasi anak dan realitas menjadi tidak bermakna
- Ia menilai Watterson memiliki kemampuan untuk membuat dunia imajinasi anak terasa seperti kenyataan
Akhir serial dan sesudahnya
- Lee Salem menyunting
Calvin and Hobbes hingga serial itu berakhir pada 1995
- Bill Watterson saat itu mengatakan, “Di kanvas baru yang melampaui empat panel surat kabar, saya ingin bekerja dengan tempo yang lebih kontemplatif”
- Sejak itu hampir tidak ada karya yang dipublikasikan secara terbuka, dan Salem meninggal pada 2019
Belum ada komentar.