4 poin oleh GN⁺ 2025-12-06 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Harga memori melonjak tajam secara global, memengaruhi baik perakit PC maupun produsen
  • Kit memori DDR5 64GB naik lebih dari 3 kali lipat, dari 209 dolar di awal tahun menjadi 650 dolar
  • Pasar konsumen menyusut akibat penghentian merek Crucial oleh Micron, kenaikan harga Raspberry Pi, dan tekanan biaya pada produsen papan kecil
  • Dengan ekspansi pusat data AI, para produsen memori utama mengurangi produksi untuk konsumen dan berfokus pada produk untuk AI
  • Akibatnya, risiko penyusutan ekosistem secara menyeluruh meningkat, mencakup perakitan PC, SBC, hingga manufaktur papan GPU

Lonjakan Harga Memori Saat Ini

  • Kit memori DDR5 64GB yang pada awal tahun berharga 209 dolar kini naik menjadi 650 dolar
    • Memori DDR4 juga melonjak dari 30 dolar menjadi 120 dolar, sementara DDR5 dari 150 dolar menjadi 500 dolar
    • Grafik di PC Parts Picker juga menunjukkan tren lonjakan harga ini
  • Raspberry Pi menaikkan harga komputer papan tunggal (SBC), dan Micron menghentikan merek Crucial
    • Jumlah produsen memori untuk konsumen berkurang, sehingga pasokan makin terbatas

Dampak bagi Produsen Kecil dan Pasar Konsumen

  • Libre Computer menyebut modul 4GB LPDDR4 mencapai 35 dolar
    • Harga itu lebih mahal daripada total seluruh komponen lain pada SBC mereka
    • Karena tidak bisa terus menanggung kerugian, kenaikan harga atau penghentian produk menjadi tak terelakkan
  • Raspberry Pi juga menaikkan harga dan merilis model 1GB
    • Disebutkan pula kemungkinan beralih ke pengembangan yang lebih hemat memori
  • Kamera, konsol, tablet, dan semua perangkat yang menggunakan memori diperkirakan akan terdampak

Ekspansi Pusat Data AI dan Konsentrasi Pasokan

  • Produsen memori utama berfokus pada produksi produk untuk pusat data AI
    • Jalur produksi memori konsumen diperkecil atau ditutup
    • Mereka mengejar maksimalisasi keuntungan lewat produksi RAM untuk AI
  • Produsen papan GPU juga terkena dampaknya
    • Ada laporan bahwa Nvidia menghentikan pasokan VRAM dan hanya menyediakan chip
    • Akibatnya, produsen GPU harus mengadakan memori sendiri

Perubahan Struktur Pasar dan Dampak Jangka Panjang

  • Sebagian pihak berharap, “setelah gelembung AI pecah, perangkat keras murah akan membanjiri pasar
    • Namun RAM yang diproduksi saat ini memakai standar khusus seperti HBM, sehingga tidak bisa dipakai pada PC biasa
    • GPU dan memori untuk server AI juga tidak dapat digunakan dalam lingkungan daya dan pendinginan umum
  • Pada akhirnya, diperkirakan akan terjadi kemunduran hobi merakit PC, lonjakan harga SBC, dan kekurangan komponen
    • Bahkan Lenovo disebut sudah menimbun RAM, memperdalam dominasi pasokan oleh perusahaan besar

Prospek ke Depan dan Reaksi Komunitas

  • Beberapa perusahaan bahkan mempertimbangkan cara memulihkan chip memori dari sistem bekas
    • Situasinya mirip dengan krisis pasokan semikonduktor pada 2021–2022
  • Di komunitas muncul reaksi bahwa “AI bertindak seperti pajak tersembunyi pada semua industri
    • Ada kekhawatiran harga seluruh perangkat elektronik akan naik, termasuk mobil, alat medis, dan terminal perbankan
  • Ada pula penyesalan terhadap budaya merakit PC dan hacking yang makin memudar
    • Sebagian pengguna merespons dengan mendaur ulang perangkat lama atau membangun server lokal
  • Kesimpulan tulisan: “Ini saatnya menuntaskan proyek yang belum selesai alih-alih membeli komponen baru

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.