- Laporan tinjauan independen Undang-Undang Keamanan Nasional Inggris menyoroti bahwa pengembang aplikasi yang menggunakan enkripsi end-to-end bisa diklasifikasikan sebagai ‘aktor bermusuhan’
- Laporan tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa aplikasi seperti Signal dan WhatsApp dapat masuk dalam definisi hukum ‘aktivitas bermusuhan’ karena mempersulit pengawasan komunikasi oleh badan intelijen
- Disebutkan pula bahwa jurnalis atau orang yang memegang informasi rahasia dapat menjadi sasaran pengawasan serupa
- Belakangan ini, melalui Online Safety Act dan Investigatory Powers Act, terus muncul upaya untuk melemahkan teknologi enkripsi
- Kelompok hak digital mengkritik pendekatan pemerintah dengan menegaskan bahwa enkripsi sangat penting bagi privasi maupun keamanan nasional
Poin utama dari tinjauan independen Undang-Undang Keamanan Nasional
- Peninjau independen Jonathan Hall KC menilai kewenangan dalam Undang-Undang Keamanan Nasional dan undang-undang antiteror terlalu luas
- Ia memperingatkan bahwa orang yang mengembangkan teknologi enkripsi end-to-end dapat dianggap sebagai ‘aktor bermusuhan’ karena teknologi tersebut menyulitkan pengawasan oleh badan intelijen Inggris
- Ia menulis bahwa “secara wajar dapat diasumsikan bahwa teknologi semacam ini selaras dengan kepentingan pemerintah asing”
- Laporan itu juga menyatakan bahwa jurnalis yang memiliki informasi rahasia atau orang yang memegang materi yang merugikan perdana menteri dapat menjadi sasaran pengawasan
Tekanan terhadap teknologi enkripsi di Inggris
- Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Inggris terus menekan teknologi enkripsi
- Apple menerima tuntutan teknis berdasarkan Investigatory Powers Act, dan sebagai akibatnya menonaktifkan fitur enkripsi end-to-end iCloud (Advanced Data Protection) di Inggris
- Online Safety Act memicu kontroversi terkait ketentuan verifikasi usia, dan para ahli khawatir undang-undang ini dapat semakin melemahkan enkripsi
- Parlemen sempat membahas petisi yang menuntut pencabutan undang-undang tersebut, tetapi justru mendorong penegakan yang lebih kuat
- Dalam pembahasan itu, para anggota parlemen meminta peninjauan terhadap VPN dan alat enkripsi lainnya
Reaksi para ahli dan organisasi masyarakat sipil
- Olivier Crépin-Leblond dari Internet Society menyatakan kekecewaannya atas hasil debat di parlemen
- Ia menilai persepsi para anggota parlemen yang menganggap Client Side Scanning dapat membantu penegakan hukum adalah keliru
- Ia menekankan bahwa teknologi tersebut dapat menjadi target serangan peretas
- Jemimah Steinfeld dari Index on Censorship memperingatkan bahwa pemerintah menganggap enkripsi end-to-end sebagai ancaman, padahal merusaknya justru dapat menjadi ancaman bagi keamanan nasional
- Ia menegaskan bahwa enkripsi sangat penting bagi jurnalis, pembangkang, korban kekerasan dalam rumah tangga, serta merupakan sarana perlindungan privasi dasar bagi masyarakat umum
Prospek ke depan
- Signal dan WhatsApp tetap pada posisinya bahwa mereka lebih memilih keluar dari pasar Inggris daripada merusak keamanan pengguna
- Konflik antara pemerintah dan perusahaan teknologi seputar enkripsi kemungkinan besar akan berlanjut pada 2025
- Laporan ini dinilai sebagai contoh yang menunjukkan semakin tajamnya benturan antara hak digital dan kebijakan keamanan di Inggris
1 komentar
Komentar Hacker News
Para pengembang aplikasi diperingatkan bahwa mereka bisa diklasifikasikan sebagai pelaku ‘aktivitas bermusuhan’ hanya karena membuat messenger terenkripsi seperti Signal atau WhatsApp
Dengan logika seperti ini, Let’s Encrypt juga bisa termasuk
Jika ingin mencegah kejahatan, yang harus ditindak adalah tindakan ilegal itu sendiri, bukan menghapus jalan
Dulu sulit mencari orang yang akan memberontak, tetapi sekarang ribuan orang bisa berkumpul hanya lewat satu pesan grup Telegram
Saya paham niat pemerintah untuk melindungi warga, tetapi menyebut pembangunan jalan sebagai tindakan bermusuhan tetap tidak masuk akal
Saya kembali ke Swedia setelah 12 tahun, jadi saya berniat mencari tahu partai mana yang punya sikap yang masuk akal soal kebijakan infrastruktur teknologi
Mempersulit orang untuk saling terhubung dan berorganisasi adalah salah satu alat kontrol
Itulah sebabnya pemerintah otoriter sering melakukan pemutusan jaringan komunikasi
Hal terkait juga bisa dilihat di postingan ini
Klaim ini begitu konyol sampai seharusnya memalukan
Jika semua komunikasi diawasi, orang akan makin sulit berorganisasi, dan akhirnya akan menuju otoritarianisme ala Korea Utara
Lihat kebijakan privasi dan kebijakan internet
Badan keamanan seolah sudah sampai pada tingkat mengendalikan pemerintah, dan pada akhirnya ada risiko besar merusak industri perangkat lunak dan industri keuangan
Proyek seperti digital ID pun nyaris mustahil diwujudkan dengan kapasitas pemerintah saat ini
Saya tidak mengerti kenapa pemerintah Inggris saja bukan, tetapi pemerintah di seluruh dunia tampak sedemikian tidak kompeten
Amerika Serikat juga sama, dan negara lain pun mirip
Rasanya jadi berpikir apakah manusia memang bukan spesies yang mampu memerintah dirinya sendiri dengan baik
Magang di perusahaan keuangan dibayar lebih tinggi daripada jabatan teknis tertinggi di pemerintah
Sulit berharap cara-cara seperti itu menghasilkan pemimpin yang kompeten
Saya juga berpikir Anda tidak bisa melarang Signal tanpa menyentuh TLS yang juga merupakan enkripsi, tetapi jika pemerintah mau, mereka sangat mungkin tetap bisa melakukannya
Jika pengembang aplikasi yang memakai end-to-end encryption bisa diklasifikasikan sebagai pelaku aktivitas bermusuhan, bukankah HTTPS juga sama?
Orang-orang yang membuat hukum seperti ini adalah politisi tua yang sama sekali tidak paham teknologi
Pemerintah sudah sampai pada tahap mengancam pengembang agar memasang backdoor
Dulu mereka membuat undang-undang ngawur karena tidak paham internet, tetapi sekarang mereka tahu dan tetap mendorong hukum yang berbahaya
Hukum seperti ini pada akhirnya hanya akan merugikan warga biasa, sementara para pelaku kejahatan tetap bisa bersembunyi dan beraktivitas
Pada akhirnya orang biasa akan memakai enkripsi yang lemah, sementara orang yang benar-benar ingin bersembunyi tetap akan terus memakai enkripsi yang kuat
Bahkan pengguna GrapheneOS pun sudah dipandang seperti itu
Sebagai warga Inggris, saya merasakan pemerintah semakin otoriter
Perluasan kapasitas penjara, runtuhnya layanan publik, militerisasi polisi, sampai pengawasan dengan drone semuanya sedang berlangsung
Sekarang pemerintah terasa lebih menakutkan daripada kelompok bersenjata lokal
Dalam situasi seperti ini, saya bisa memahami kenapa orang mulai condong ke penyatuan Irlandia
Manipulasi opini di internet makin parah sehingga sulit membedakan opini publik yang nyata
Karena banyak yang menilai judul artikelnya berlebihan, saya sedang mencari judul yang netral dan akurat
Saya merujuk ke artikel terkait
Mengutip laporan asli, State Threats Legislation in 2024
Ungkapan ini paling baik mencerminkan isi dan konteks artikelnya
Di Kanada juga sedang berjalan rancangan undang-undang serupa
Jika melihat surat terbuka terkait Bill C-2: Strong Borders Act, situasinya mirip
Mungkin kita sedang menuju masa depan satir seperti, “Foto ini terlalu banyak noise, jangan-jangan ada data yang disembunyikan?”
Sekarang kita hidup di dunia di mana privasi diperlakukan sebagai alat terorisme
Perdebatan soal enkripsi mirip dengan perdebatan soal senjata api
Ini menjadi sasaran instrumentalisasi politik yang mudah dipakai politisi untuk terlihat sedang bertindak
Namun hukum seperti ini pada praktiknya hanya menghasilkan dampak negatif
Bahkan jika senjata dilarang, itu tetap tidak akan menghentikan GRU membawa parfum Novichok