2 poin oleh click 2026-01-04 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Saya melihat Durable Streams dan merasa ini proyek yang bagus, jadi saya juga membuat implementasinya untuk Java, bahasa utama yang saya gunakan.

Fitur utama

  • Meminimalkan ketergantungan pada library tertentu: Strukturnya dibuat agar sebisa mungkin tidak terikat pada framework atau library tertentu, sehingga tetap dapat dikustomisasi semaksimal mungkin sambil tetap menyediakan implementasi dasar.
  • Dioptimalkan untuk Virtual thread: Bisa digunakan di Java 17 ke atas, tetapi disarankan memakainya bersama Virtual thread di Java 21 atau lebih baru.
  • Integrasi dengan framework JVM utama: Menyediakan adapter untuk Spring MVC, Spring WebFlux, Micronaut, Quarkus, dan Ktor. Konversi request/response yang sesuai dengan masing-masing framework serta pemrosesan SSE sudah dibangun di dalamnya, sehingga bisa langsung digunakan hanya dengan beberapa baris konfigurasi.
  • Lulus uji kesesuaian protokol: Lulus seluruh 131 tes kesesuaian yang disediakan oleh repositori durable-streams.

Hal yang perlu diperhatikan

Storage berbasis filesystem menggunakan Rocksdb untuk penyimpanan metadata. Rocksdb baru-baru ini berubah dari model penyediaan fat jar yang mencakup binary untuk semua OS utama menjadi model pemilihan langsung jar yang dioptimalkan untuk masing-masing OS melalui classifier.
Karena itu, jika Anda ingin menggunakan storage berbasis filesystem, Anda perlu menambahkan dependensi rocksdb secara langsung.

Contoh

gradle

dependencies {  
    implementation("io.durablestreams:durable-streams-server-core:<version>")  
    runtimeOnly("org.rocksdb:rocksdbjni:10.4.2:linux64") // or win64/osx  
}  

maven

<dependency>  
  <groupId>org.rocksdb</groupId>  
  <artifactId>rocksdbjni</artifactId>  
  <version>10.4.2</version>  
  <classifier>linux64</classifier>  
  <scope>runtime</scope>  
</dependency>  

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.