1 poin oleh vajafafa 2026-03-10 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Halo.
Akhir-akhir ini saya sedang membuat aplikasi catatan local-first bernama Notaly.

Secara pribadi saya sudah cukup lama menggunakan Obsidian dengan sangat berguna.
Karena berbasis file, rasanya familier, dan saya juga menyukai fakta bahwa semuanya bisa dikelola dengan Markdown.

Namun, semakin lama digunakan, ada beberapa kekurangan yang terasa makin besar.

Pertama, mencatat itu mudah, tetapi proses menata ulang setelah mencatat terasa makin berat seiring waktu.
Awalnya kita bisa mencatat cepat lalu lanjut, tetapi setelah waktu berlalu dan catatan menumpuk, pekerjaan untuk mengelompokkan dan merapikannya kembali makin terasa membebani.

Kedua, satu dokumen sulit berada dalam beberapa konteks sekaligus.
Sebuah dokumen bisa sekaligus menjadi dokumen proyek, catatan rapat, dan bahan referensi, tetapi dalam struktur berbasis file biasanya ia hanya ditempatkan di satu lokasi.
Akhirnya saya harus menyalin dokumen itu atau mengelola link secara terpisah.

Ketiga, pencarian memang ada, tetapi menurut saya alur untuk mengumpulkan kembali hanya informasi yang diperlukan lalu melihatnya dalam konteks saat ini masih lemah.
Saat ingin memanfaatkan kembali catatan di kemudian hari, sering kali saya ingin lebih dari sekadar mencari: saya ingin mengumpulkan ulang hanya informasi yang sesuai kondisi, melihatnya dalam satu dokumen, lalu mengeditnya di sana, tetapi dengan cara yang ada sekarang hal itu terasa kurang alami.

Karena itu, saya membuat Notaly ke arah seperti ini.

Hal yang ingin diselesaikan di Notaly

Bisa dijelajahi dengan cara yang familier seperti struktur file.
Keakraban pendekatan file/folder tetap dipertahankan.

Bisa dikumpulkan ulang lewat query.
Baris atau file yang tersebar di banyak file bisa dikumpulkan ulang berdasarkan kondisi lalu ditampilkan seperti koleksi di dalam dokumen. Dan saat diedit, perubahan itu juga diterapkan ke file aslinya.

Satu file bisa ditempatkan di beberapa konteks.
Melalui link referensi file, dokumen yang sama bisa digunakan ulang dalam beberapa konteks folder tanpa perlu menduplikasinya.

Catat dulu, rapikan nanti.
Aturan penataan bisa didefinisikan lewat nama file atau tag, lalu dengan aturan itu file dapat dirapikan secara otomatis sekaligus.

Tidak dibuat agar hanya berhenti di dalam aplikasi.
Folder catatan yang dipilih bisa di-export sebagai situs web statis read-only untuk dibagikan.

Singkatnya,
Saya menargetkan arah yang tetap mempertahankan keakraban catatan berbasis file, sambil membuat isi catatan yang sudah ditulis bisa distrukturkan ulang dan dimanfaatkan kembali dengan lebih fleksibel di kemudian hari.

Aplikasi ini masih terus saya poles, tetapi
kalau ada yang pernah merasakan ketidaknyamanan serupa saat memakai Obsidian atau alat catatan sejenis, saya ingin sekali mendengar pendapatnya.

Bagian mana yang terasa relate,
atau sebaliknya bagian mana yang tampaknya sebenarnya tidak terlalu perlu,
kalau bisa memberi feedback dengan santai, itu akan sangat membantu.

2 komentar

 
sdh9110 2026-03-12

Sepertinya untuk saat ini memang belum bisa diunduh.
Saya juga jelas merasakan ketidaknyamanan yang datang dari struktur file seperti yang Anda sebutkan, tetapi dalam kasus saya, alasan terbesar mengapa saya tampaknya tidak akan berpindah ke alat lain justru karena struktur file itulah yang membuat saya tidak bergantung pada alat tertentu.
Saya sendiri sudah mencoba berbagai aplikasi catatan, sempat memakai Notion, lalu pada akhirnya menetap di Obsidian. Setiap kali menghadapi masalah pada suatu alat dan harus berpindah ke alat lain, yang terasa tidak nyaman adalah pada akhirnya saya harus siap menerima kemungkinan hilangnya data.
Sebaliknya, karena Obsidian berbasis file, saya sangat menyukai fakta bahwa ia bisa digunakan dalam situasi apa pun. Bahkan di lingkungan kerja yang hanya memungkinkan akses lewat perangkat kantor atau mobile, fakta bahwa file-nya sendiri tetap bisa dibaca meskipun tidak ada viewer adalah keunggulan yang menurut saya tidak bisa diikuti alat lain.

 
vajafafa 2026-03-13

Halo. Saat ini kami hanya menyediakan file instalasi untuk macOS.

Saya juga pengguna Obsidian, jadi saya sangat setuju bahwa catatan harus bisa dibaca dan dibawa ke mana saja tanpa bergantung pada alat tertentu.

Karena itu, Notaly juga memungkinkan catatan diekspor dalam bentuk folder + file Markdown, dan juga menyediakan fitur untuk mengekspor sebagai situs web statis agar bisa di-hosting di GitHub atau Cloudflare dan dibaca. Masih ada yang perlu dipoles, tetapi kami menganggap penting arah agar catatan tidak terkurung hanya di dalam aplikasi tertentu.