Roam memang keren, tapi ada beberapa hal yang mengganjal. Misalnya:
-
Kurang jelas soal kebijakan privasi
-
Saya tidak bisa mengelola file saya sendiri
-
Makin panjang tulisan, makin lambat (rata-rata kalau sudah lewat 50kb, setiap menambah blok akan freeze sekitar 1 detik.)
Jadi saya sedang mempertimbangkan untuk pindah ke Obsidian. Lalu terpikir, saya jadi penasaran kalian semua pakai aplikasi catatan apa.
Jadi, karena Notion sekarang rasanya sudah lebih seperti DB pribadi daripada aplikasi catatan(..), untuk sementara Notion saya kesampingkan dulu, dan sebelum pindah saya mau tanya satu hal! 'hm'!
Aplikasi catatan apa yang kalian pakai? Dan kenapa kalian menyukainya?
18 komentar
Ada aplikasi bernama Joplin, adakah yang sudah pernah menggunakannya?
Kalau perlu dibagikan atau dikerjakan bersama, saya pakai Notion.
Untuk repositori pengetahuan pribadi, saya pakai Obsidian. (Tautan dan grafnya juga bagus, tetapi saya suka karena berbasis file, jadi plugin, integrasi vim, kustomisasi, dan semacamnya terasa cocok buat saya)
Untuk catatan singkat, saya pakai Google Keep, tetapi sejak aplikasi mobile Obsidian keluar, saya mulai goyah.
Aplikasi catatan apa yang kalian gunakan?
Workflowy - merapikan persyaratan/outline proses
Notion - wiki tim / berbagai jenis catatan
Obsidian - menyimpan pengetahuan yang baru dipelajari
Google Keep - bookmark isi buku / memo sederhana lainnya
Saya tadinya memakai Bear (dengan kekurangan hanya mendukung Mac)
Sepertinya saya harus coba Obsidian
Dalam kasus Bear, bahkan tanpa mengetahui banyak tentang Markdown, menulis tetap mudah,
jadi ini layanan yang mudah diadaptasi dan selama ini saya gunakan dengan baik.
Saya sudah benar-benar menetap dengan Obsidian. Mungkin karena berbasis vscode, saya suka karena berbagai plugin terus dikembangkan, dan saya juga suka karena berbasis plain text sehingga berjalan cepat.
Betul. Saya pakai Day Planner, dan rasanya ini hampir seperti tool yang paling ideal karena sangat cepat dan keren. Terutama karena semuanya dikelola dalam format
.md, jadi kalau ada yang kurang (fitur seperti multi-cursor), tinggal buka editor lain.. Roam kalau sudah lewat sekitar 500 baris? setiap kali bikin satu baris malah nge-freeze. Yang ini tidak begitu, jadi enak banget. hahaWorkflowy
Hampir mendukung fitur Roam termasuk backlink,
nyaman dipakai.
Juga tidak perlu memikirkan layanan sinkronisasi secara terpisah.
Saya menggunakan Wrike dan Google Keep. Layanan yang mendukung aplikasi/web sama-sama bagus.
Saya memakai Foam. Kurang lebih bisa dibilang versi developer dari pengganti Roam. Ini berupa ekstensi VSCode. Kalau soal kecepatan input, saya rasa ini yang paling unggul.
Saya sudah lama menjadi pengguna Evernote berbayar, tetapi karena makin lama makin aneh, saya meninggalkannya dan setelah mencoba ini-itu, saya beralih ke OneNote.
Ternyata pola penggunaan saya juga tidak terlalu unik. Saya hanya memakainya sesekali untuk mencatat lalu mencarinya kembali nanti..
Belakangan ini saya juga merasa rekomendasi untuk Obsidian makin banyak, jadi saya ingin coba mencobanya sekali.
Saya memakai Craft.
Ada kekurangan karena ini adalah aplikasi khusus Mac. Hehe
Tidak adanya dukungan tabel juga bisa dianggap sebagai kekurangan.
Namun, karena pembaruan terus dilakukan secara berkelanjutan, aplikasi ini cukup layak untuk dinantikan.
Saya sempat memakai Roam, tetapi karena biayanya terlalu mahal saya beralih ke Obsidian.
Saya juga menambahkan Sync saat menggunakannya.
Ada banyak plugin yang berguna, dan karena mendukung aplikasi mobile, saya memakainya dengan puas.
Saya... 5 tahun... saya menghentikan langganan 5 tahun saya wkwkwkwk Roam... tapi kalau jelek sih kayaknya bakal langsung saya buang tanpa ampun..
Saya sempat mencoba berbagai macam aplikasi,,,,tapi karena di kantor memang memakai Office 365, akhirnya saya menetap di OneNote. Ada beberapa hal yang kurang nyaman, tapi tetap lumayan bisa dipakai wkwk
Saya terus mengalami masalah huruf konsonan? atau vokal Hangul menghilang. Saya bahkan sempat rollback ke Office 2016 untuk memakainya, tapi... masalahnya saya menggunakan banyak perangkat, dan sepertinya versi 2016 tidak bisa dipakai di banyak perangkat, jadi saya menyerah. Hiks...
Saat ini saya menggunakan athens. Bisa dibilang ini adalah alternatif open source untuk roam. Karena
local-first, saya suka fakta bahwa pengguna mengelola file mereka sendiri. Namun, untuk sinkronisasi saya melakukannya sendiri melalui Adobe CC. Kekurangannya, dukungan mobile masih belum ada.Setelah mencoba beberapa aplikasi catatan serupa, saya merasa yang lebih nyaman bukan yang mendukung Markdown dengan baik, melainkan yang memungkinkan input cepat, jadi saya menetap dengan athens.
Athens! Sepertinya sangat bagus kalau pengguna mengelola datanya sendiri. Semoga optimisasinya juga lumayan dibandingkan Roam...
Tapi sepertinya arah produknya diambil sebagai aplikasi lokal, bukan web app cloud seperti Roam! Terima kasih sudah memberi tahu. 'm '/