2 poin oleh GN⁺ 2026-03-11 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Proyek Redox OS mengadopsi kebijakan tanda tangan Certificate of Origin(COO) saat berkontribusi kode serta aturan larangan penggunaan LLM (large language model)
  • Kebijakan COO mengharuskan setiap perubahan kode dikirim dengan tanda tangan eksplisit dan tanggung jawab dari kontributor
  • Klausul larangan LLM secara jelas menetapkan bahwa penggunaan kode atau konten yang dihasilkan AI tidak diizinkan
  • Kebijakan ini merupakan langkah untuk memperkuat transparansi asal-usul kode dan perlindungan kekayaan intelektual
  • Dalam pengelolaan open source, mulai terlihat upaya untuk menjaga keandalan kontributor manusia dan standar etika

Kebijakan kontribusi baru Redox OS

  • Redox OS memperkenalkan kebijakan Certificate of Origin(COO) yang mengharuskan semua kontributor menandatangani dengan jelas asal-usul dan hak atas kode yang mereka kirimkan
    • Ini memiliki struktur yang mirip dengan pendekatan yang digunakan pada proyek open source besar seperti Linux kernel
    • Dengan menyertakan frasa “Signed-off-by” pada setiap commit, kontributor menjamin asal-usul kode yang sah
  • Proyek ini juga melarang secara ketat kontribusi pembuatan atau modifikasi kode menggunakan LLM (large language model)
    • Pengiriman kode yang dihasilkan menggunakan alat AI seperti ChatGPT dan Copilot tidak diizinkan
    • Dinyatakan dengan jelas bahwa semua kontribusi harus berupa kode yang ditulis langsung oleh manusia

Tujuan dan makna kebijakan

  • Kebijakan COO berfungsi sebagai mekanisme untuk meningkatkan kemampuan pelacakan riwayat kontribusi dan memperjelas tanggung jawab hukum
  • Klausul larangan LLM dipahami sebagai langkah untuk mencegah ketidakpastian hak cipta pada kode yang dihasilkan AI dan risiko keamanan
  • Kedua kebijakan ini menunjukkan arah Redox OS untuk mempertahankan ekosistem open source yang transparan dan dapat dipercaya

Dampak bagi pengembang dan komunitas

  • Kontributor harus menyertakan tanda tangan COO sebelum mengirim kode, dan pembuatan kode melalui LLM tidak diizinkan
  • Hal ini berpotensi menghasilkan prosedur kontribusi yang lebih jelas dan penguatan pengendalian kualitas
  • Komunitas akan mempertahankan budaya pengembangan yang berpusat pada manusia dan memperkuat struktur kolaborasi dengan ketergantungan AI yang lebih rendah

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.