3 poin oleh pentaxzs 23 hari lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Di era AI, proses desain bukan sedang 'lenyap', melainkan sedang 'terkompresi'.
Tulisan yang membahas hal tersebut.

Seiring perkembangan teknologi AI, proses desain yang ada berubah melalui tiga tahap.

Tahap 1 (AI Foundation) adalah masa ketika AI digunakan sebagai alat untuk memperluas pemikiran.
Pada tahap ini, AI bertindak seperti 'pengeras suara' yang memperkuat ide manusia dan memperkaya area divergensi dalam proses desain.

Tahap 2 (AI Expansion) adalah tahap ketika AI diintegrasikan secara penuh ke dalam proses kerja.
AI merevolusi kecepatan perumusan hipotesis, analisis data, dan pembuatan prototipe, sementara manusia dan AI berkolaborasi secara strategis.

Saat mencapai Tahap 3 (AI Final Goal), AI akan menjalankan seluruh proses secara paralel.
(Lebih tepatnya, alih-alih benar-benar paralel, kecepatan agen-agen AI dalam menjalankan proses akan begitu tinggi hingga tampak paralel.)
Akan terbentuk 'proses desain pin-ball' di mana ide melewati beberapa agen AI dan langsung berubah menjadi hasil, sehingga proses bertahap yang lama kehilangan maknanya.

Pada akhirnya, desain masa depan akan berubah dari 'membuat' menjadi 'memilih' hasil yang dihasilkan AI. Karena itu, kompetensi inti desainer diperkirakan akan bergeser melampaui kemampuan implementasi teknis, menuju 'kejelian' dan penilaian untuk memilih opsi dengan nilai bisnis tinggi.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.