12 poin oleh woongaro 22 hari lalu | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

RAG memiliki keunggulan dalam meningkatkan akses ke informasi terbaru dan kemampuan menyajikan dasar rujukan dengan mencari dokumen eksternal lalu memberikannya kepada model.
Sebaliknya, ontologi kuat dalam menyelaraskan konsep-konsep di dalam materi yang ditemukan ke dalam sistem makna yang sama, serta menstrukturkan hubungan hukum.
Pembedaan ini sangat penting. RAG membantu mengurangi halusinasi, tetapi itu saja tidak cukup.

Di bidang hukum, “kemampuan menemukan dokumen dengan baik” dan “kemampuan menstrukturkan makna hukum secara konsisten” harus dirancang secara terpisah.
RAG adalah lapisan yang mengambil undang-undang, preseden, dan interpretasi administratif; ontologi adalah lapisan yang menyelaraskan konsep hukum di dalam materi tersebut; dan aturan inferensi adalah lapisan yang menarik kesimpulan di atasnya.

Kemampuan Legal AI tidak muncul hanya dari AI yang membaca lebih banyak preseden.
Perbedaan sesungguhnya terletak pada seberapa presisi konsep hukum disusun, dan seberapa konsisten penjelasan serta inferensi dilakukan di dalam struktur itu. Ontologi adalah teknologi yang membangun struktur tersebut.

Jika RAG adalah teknologi yang mengejar jawaban berdasarkan dokumen hukum tertentu, maka ontologi adalah teknologi yang mengejar jawaban AI yang konsisten dengan menyelaraskan makna hukum di dalam dokumen tersebut ke dalam bahasa yang sama.

2 komentar

 
ahiou 21 hari lalu

Tulisan yang sangat bagus, saya jadi memahami konsep ontologi dengan jelas.

 
antryu00 22 hari lalu

Ini adalah definisi ontologi dalam ranah hukum yang sangat jelas. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, dalam kasus hukum tampaknya ada terlalu banyak referensi sirkular, sehingga saat menerapkan RAG dikhawatirkan konteks atau referensinya bisa hilang.