1 poin oleh GN⁺ 14 hari lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Patung pertama di dunia untuk menghormati tikus pendeteksi ranjau Magawa diresmikan di Siem Reap, Kamboja
  • Selama 5 tahun, Magawa menemukan lebih dari 100 ranjau dan bahan peledak, dengan jasa membersihkan lahan seluas 141.000㎡
  • Sebagai African giant pouched rat yang dilatih oleh lembaga amal Belgia Apopo, ia mampu melakukan deteksi dengan aman berkat bobot tubuhnya yang ringan
  • Pada 2020, ia menjadi tikus pertama yang menerima PDSA Gold Medal, lalu pensiun dan meninggal pada 2022
  • Patung ini menjadi simbol yang mengingatkan bahwa upaya pembersihan ranjau masih belum selesai, sejalan dengan target Kamboja menjadi negara bebas ranjau pada 2030

Kamboja Resmikan Patung Peringatan untuk Tikus Pahlawan Pendeteksi Ranjau ‘Magawa’

  • Patung pertama di dunia untuk menghormati tikus pendeteksi ranjau Magawa diresmikan di Siem Reap, Kamboja
    • Patung tersebut dipahat oleh seniman lokal menggunakan batu lokal
    • Peresmiannya dilakukan bertepatan dengan Hari Kesadaran Ranjau Internasional pada 4 April
  • Selama 5 tahun beraktivitas, Magawa mendeteksi lebih dari 100 ranjau dan bahan peledak
    • Ia mulai bertugas sejak 2016 dan membersihkan lahan seluas 141.000㎡ (sekitar 20 lapangan sepak bola)
    • Ia mampu menyisir area seukuran lapangan tenis hanya dalam 20 menit
  • Magawa adalah African giant pouched rat yang dilatih oleh lembaga amal Belgia Apopo
    • Ia mendeteksi komponen kimia dalam bahan peledak melalui penciuman, lalu memberi sinyal kepada pelatih manusia untuk mendukung proses penjinakan
    • Karena bobotnya ringan dan tidak memicu ledakan ranjau, ia dinilai sebagai sarana deteksi yang lebih aman daripada manusia
  • Pada 2020, Magawa menerima PDSA Gold Medal (dijuluki George Cross versi dunia hewan)
    • Ini menjadi kasus pertama seekor tikus menerima penghargaan dalam 77 tahun sejarah lembaga amal tersebut
    • Setelah itu ia pensiun karena usia tua dan meninggal pada 2022
  • Manajer program Apopo Kamboja Michael Raine menyebut monumen ini sebagai “simbol dari tugas yang masih belum selesai
    • Kamboja menargetkan menjadi negara bebas ranjau pada 2030
    • Sejak 1990-an, Apopo telah melatih tikus-tikus yang disebut HeroRATS
    • Tikus-tikus ini juga dimanfaatkan untuk deteksi tuberkulosis dan pencegahan perdagangan satwa liar ilegal

Pencapaian lanjutan Apopo

  • Tikus lain yang dilatih Apopo, Ronin, mencetak rekor dunia pada 2025
    • Sejak 2021, ia telah mendeteksi 109 ranjau dan 15 bom yang belum meledak
    • Ia bertugas di wilayah Preah Vihear di Kamboja utara
    • Ia melampaui capaian Magawa, yang sebelumnya memegang rekor tersebut

Kondisi masalah ranjau di Kamboja

  • Menurut PBB (UN), di Kamboja masih ada lebih dari 1 juta orang yang tinggal dan bekerja di wilayah yang terkontaminasi ranjau dan bom yang belum meledak
    • Ranjau masih menjadi faktor risiko nasional
    • Patung Magawa dipasang sebagai simbol untuk membangkitkan perhatian komunitas internasional di tengah risiko yang masih berlanjut ini

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.