Meta mengumumkan bahwa mereka berencana merilis model AI generasi berikutnya dalam bentuk open source. Namun, model ini cukup berbeda dari seri Llama yang ada saat ini.
Poin utama
- Meta sedang menyiapkan keluarga model AI baru yang dipimpin pengembangannya oleh Alexandr Wang, yang bergabung setelah akuisisi Scale AI.
- Mereka berencana tidak merilis seluruh bobot model, dan hanya akan membuka sebagian komponen dengan lisensi open source.
- Model terbesar (paling kuat) akan tetap tertutup sejak awal, sementara bagian lainnya juga baru akan diputuskan untuk dirilis atau tidak setelah melalui evaluasi keamanan.
- Ini dinilai sebagai strategi ‘hedge’ untuk mempertahankan ekosistem pengembang sambil tetap menjaga daya saing inti.
Perbedaan dengan Llama
- Seri Llama: seluruh bobot model dirilis sepenuhnya sebagai open source → siapa pun bebas memodifikasi dan mendistribusikan ulang
- Model baru: rilis sebagian + sebagian tetap proprietari → open source yang lebih terbatas
Arah strategi Meta
- Bertujuan menutup penilaian bahwa Llama 4 tertinggal dari para pesaing
- Berbeda dengan OpenAI dan Anthropic yang terutama menargetkan pelanggan perusahaan dan pemerintah, Meta fokus pada ranah konsumen
- Mereka berencana memanfaatkan platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram untuk mendistribusikan AI dalam skala besar
Tren industri
- Baru-baru ini Alibaba juga merilis model Qwen yang kuat dengan lisensi proprietari, menjauh dari open source penuh, sehingga terlihat tren bahwa model yang kuat makin ditutup.
Referensi: https://aisparkup.com/posts/10973
Belum ada komentar.