15 poin oleh kunggom 2020-09-21 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Test adalah elemen yang tak terpisahkan dalam pengembangan perangkat lunak modern, tetapi karena test case pada akhirnya juga merupakan kode yang ditulis oleh developer, masalah pun bisa muncul tergantung situasinya. Berikut ini pengenalan terhadap sebuah tulisan yang membahas test case yang ‘berguna’ dari sudut pandang berorientasi objek. (Bahasa Korea)

Inti utamanya adalah bahwa test merupakan [modul yang bertanggung jawab untuk menguji modul lain yang dienkapsulasi]. Itu berarti test juga jelas merupakan bagian dari kode yang dikembangkan, sehingga harus mematuhi prinsip-prinsip berorientasi objek dan terus diperbaiki serta direfaktor. Dari sini, berdasarkan prinsip SOLID, kita juga bisa menyimpulkan bahwa test case tidak boleh mengakses atau bergantung pada elemen internal konkret dari modul yang diuji (seperti metode private). Karena yang harus diperiksa oleh test case pada akhirnya adalah tanggung jawab abstrak dari modul tersebut, pengujian hanya boleh dilakukan melalui antarmuka eksternal modul yang merefleksikan tanggung jawab itu.

Secara pribadi, saya merasa ini mungkin salah satu dari banyak rintangan yang harus dilalui oleh pemula pemrograman. Saat pertama kali belajar pemrograman berorientasi objek, saya memang pernah mendengar penjelasan di kelas bahwa “metode private tidak boleh diuji secara langsung” beserta alasannya, tetapi sejujurnya saat itu saya belum benar-benar memahaminya. Saya baru bisa memahami isi pembahasan di atas sampai tingkat tertentu jauh setelah itu.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.