1 poin oleh agentlas 6 jam lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Sebagian besar setup agen tidak menangani memori dengan baik. Semuanya ditulis begitu saja ke memori jangka panjang hingga penuh oleh noise dan kontradiksi, atau saat sesi terputus semuanya terlupakan sehingga setiap kali harus mulai lagi dari awal. Saya merancang dan merilis arsitektur agen open source yang sangat berfokus pada desain memori (Apache-2.0). Setup yang sama berjalan apa adanya di Claude Code, Codex, dan Gemini CLI, jadi tidak terikat pada tool tertentu.
Gagasan intinya adalah agen seharusnya berupa repo, bukan prompt. Hasilnya berupa file nyata (AGENTS.md, agents/, skills/, .agentlas/) sehingga ketiga runtime bisa membacanya, dan Anda bisa tetap memakai model yang sudah digunakan. Setelah instalasi satu baris, cukup katakan apa yang Anda inginkan dan sistem akan membuatkan satu tim agen yang bisa dipasang secara utuh.
Tiga mode yang dibuat

Agen tunggal: satu worker yang dilengkapi skill, aturan memori, adaptor runtime, dan tahap verifikasi. Tanpa harus dikembangkan menjadi tim, Anda juga bisa menambahkan loop self-evolution dan research-refresh.
Tim multi-agen: orchestrator/HQ, PM Soul, Memory Curator, Policy Gate, worker, eval judge, QA/gate bukti, beserta handoff di antaranya. Ini adalah mode “tolong buatkan satu perusahaan untuk workflow ini”.
Repackaging: merapikan agen atau workspace yang sudah dimiliki (Claude/Codex/lokal) menjadi portable package. Termasuk plugin publik dan instalasi satu baris, sambil melepaskan path lokal, secret, dan log privat agar aman dipublikasikan.

Cara kerja memori yang sebenarnya (ini bukan daftar peran, melainkan file yang masuk ke dalam hasil)

Memori berbasis tiket: tidak langsung menulis ke memori jangka panjang. Saat worker mengeluarkan blok ## Memory Events, data ditumpuk sebagai tiket (id, scope, trust label, evidence, status) di memory-tickets.jsonl, lalu baru dipromosikan setelahnya.
Memory Curator: meninjau tiket sebelum commit dan meninggalkan keputusan di ledger curator-decisions. Karena itu memori tidak dipenuhi noise atau kontradiksi.
PM Soul: menangani kontinuitas tingkat proyek. Ia menyimpan niat, keputusan, dan tugas yang belum selesai, sehingga yang diingat bukan hanya “keputusan apa yang diambil” tetapi juga “mengapa keputusan itu diambil”.
Policy Gate: memori bersama tim harus melewati tahap persetujuan sebelum dipromosikan. Ini mencegah satu agen mencemari seluruh konteks.
Self-evolution yang terverifikasi: agen dapat membuat skill baru dan mengusulkan perbaikannya sendiri, tetapi skill baru hanya dirilis sebagai candidate, lalu baru bisa di-recall sebagai first-class setelah melewati ledger bukti trial, review Curator, dan persetujuan kebijakan. Jadi sistem bisa membaik sendiri tanpa diam-diam membusuk. Perbaikan mandiri juga proposal-first, bukan overwrite sepihak.
Pemindaian keamanan untuk publikasi: sebelum paket dipublikasikan, sistem memblokir path mesin, token, JSON service-account, dan format secret yang umum.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.