15 poin oleh xguru 2020-10-21 | 10 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Analisis Discord yang menjadi pemenang dalam voice/group chat untuk para gamer

  • 10x lebih baik: masalah pada TeamSpeak, Mumble, dan lainnya adalah setup yang sulit, hosting berbayar, benefit yang tidak jelas, dll.

→ Di Discord, server (workspace ala Slack) bisa dibuat hanya dengan dua kali klik, dan channel bisa langsung dimulai

→ Mudah mengundang orang lain. Beragam fitur seperti emoji, bot, panggilan video, berbagi layar, dll.

→ Yang paling penting, semua fitur hebat ini tersedia secara "gratis"

  • Sell Status to Capture Value (menjual "status/prestise" untuk menangkap nilai)

→ Discord memakai model membeli status saya seperti skin di LoL

→ Jika berlangganan layanan Nitro

· Peningkatan kualitas (ukuran transfer file dan kualitas panggilan video)

· Upgrade profil khusus (lebih banyak emoji, foto profil animasi, tag kustom)

· Yang paling penting, memberi dua "Boost" server

→ Boost meningkatkan status (prestise) pengguna di dalam server Discord

· Mem-boost server tempat saya bergabung

· Server yang menerima boost mendapat slot emoji, fitur kosmetik (ikon animasi, banner server), dan peningkatan kualitas (suara/video, ukuran unggahan file)

· Di samping nama pengguna akan ditampilkan ikon bahwa orang ini adalah "booster yang berkontribusi pada server ini"

→ Nitro adalah $5 per bulan atau $50 per tahun (untuk versi Classic, yang sekarang $9.9 / $99)

· Menyediakan 2 server boost secara bawaan

· Boost bisa dibeli terpisah seharga $5 per buah

· Level pengguna ditentukan oleh jumlah boost yang diberikan ke server

· Level 1 adalah 2 buah, Level 2 adalah 15 buah, Level 3 adalah 30 buah

· Angka ini berbeda menurut ukuran server. Artinya, makin besar server, makin banyak boost yang dibutuhkan untuk mencapai level 3

· Contoh) Minecraft: 165 boost ($825)

  LoL (League of Legends): 201 boost ($1005)

  Animal Crossing: New Horizons: 412 boost ($2060)

  Python: 44 boost ($220)

  CallMeCarson (YouTuber terkenal dari AS): 1153 boost ($5765)
  • Discord bisa tumbuh menjadi server dengan sangat banyak pengguna bahkan secara gratis, dan admin server pun tidak perlu membayar

→ Namun saat pengguna bertambah, Discord secara alami memiliki model berbayar yang bagus untuk menghasilkan uang

10 komentar

 
nurinamu 2020-10-23

Akhir-akhir ini, anak saya yang masih SD menyalakannya dan memakainya bersama teman-temannya hampir seharian. Sepertinya fitur yang menampilkan game apa yang sedang dimainkan teman-temannya cukup besar pengaruhnya, jadi mereka ngobrol untuk main bareng.

 
ffdd270 2020-10-24

Bisa langsung dipakai siaran, juga bisa voice chat. Benar-benar seperti taman bermain yang seru untuk hang out. Meski secara fitur tidak jauh berbeda dibandingkan Slack, saat dipakai rasanya sedikit lebih ringan..

 
sduck4 2020-10-21

Hambatan terbesar agar Discord bisa menjadi alat kolaborasi adalah,

"hampir tidak ada orang yang ingin menambahkan atasannya sebagai teman di Discord"

 
xguru 2020-10-21

Hehe, memang begitu, tapi UI saat ini juga terlalu condong ke arah yang santai/bermain..

Kalau mau masuk ke ranah enterprise, bukankah mungkin mengambil hanya fitur-fiturnya, memisahkannya ke akun terpisah, lalu mengubahnya menjadi UI yang lebih terasa seperti untuk B2B?

 
ffdd270 2020-10-21

Seperti yang dikatakan sduck, Discord agak kurang pas digunakan sebagai alat kolaborasi perusahaan karena beberapa alasan, jadi memang agak sulit. Tetapi untuk komunitas open source atau komunitas yang mengembangkan sesuatu sebagai hobi, justru kecenderungannya yang lebih condong ke arah bermain mungkin bisa menjadi kelebihan. Bagaimanapun juga, suasananya terasa lebih santai.

 
nicewook 2020-10-21

Apa kelemahan Discord dibanding Slack?

Sekilas, saya dengar Discord tampaknya tidak mendukung thread.

 
xguru 2020-10-21

Ya, sepertinya ada sekitar dua hal yang lebih tidak praktis dibanding Slack versi gratis.

  • fitur thread

  • ukuran upload per file (8MB)

Tapi saya sendiri memang tidak terlalu suka fitur thread sih.. hahaha

Namun,

  • pencarian pesan tanpa batas, berbagi layar, ukuran penyimpanan tanpa batas (meski ukuran upload file dibatasi, jumlahnya tidak terbatas)

  • channel khusus suara, percakapan suara/video yang mudah dan cepat, dan sebagainya

Ada cukup banyak bagian yang terasa kompetitif jika dibandingkan. Jadi saya sering menyarankan untuk mencobanya sesekali.

 
galadbran 2020-10-21

Dalam pekerjaan, saya pernah memakai Slack dan Teams, dan memang fitur thread itu jelas bagus karena percakapan jadi berdasarkan topik. Tapi UI thread di Slack sangat buruk sampai rasanya sulit untuk memakai thread, sedangkan di Teams penataannya rapi sehingga tim kami memakainya dengan baik.

 
xguru 2020-10-21

Oh, saya akan coba lihat thread di Teams. Bukan berarti saya tidak suka thread, bisa jadi yang saya tidak suka itu thread-nya Slack! wkwk

 
xguru 2020-10-21

Sebagai contoh pemanfaatan Discord yang baik, silakan lihat juga tulisan di bawah ini.

Memviralkan game yang belum dikenal: pelajaran pertumbuhan dari Spellbreak https://id.news.hada.io/topic?id=2794

Jika dilihat dari fiturnya saja, Discord benar-benar punya banyak sisi yang bahkan lebih baik daripada Slack. Ini adalah pendekatan yang lebih cocok untuk komunitas internet.

Saat ini Discord juga tampaknya tidak terlalu tertarik pada sisi enterprise, tetapi jika masuk ke ranah enterprise, sepertinya bisa menjadi pesaing yang sangat kuat bagi Slack/Teams.