11 poin oleh xguru 2020-11-29 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  1. React awalnya adalah library UI, tetapi masalah mulai muncul ketika digunakan sebagai SPA yang mendukung SEO berkat SSR

  2. hooks adalah pilihan yang bodoh

  3. SSR lambat, dan sebaliknya mesin pencari menjadi lebih pintar

  4. Banyak alternatif yang bagus sudah bermunculan

"Ada banyak teknologi yang lebih baik, lebih mudah, dan lebih nyaman daripada React; apakah benar kita perlu membuat semuanya dengan React?"

4 komentar

 
grrral 2020-11-30

Judulnya terlalu provokatif. Teman-teman yang suka hal-hal hip biasanya setelah melihat tulisan seperti ini langsung berpikir kita yang masih memakai React harus tamat!! Buang semuanya dan pindah ke Svelte!! Begitu kan, huhuhu

 
rjcnd105 2020-11-29

Saya setuju bahwa makin lama kita memang makin tidak perlu memakai React, tetapi melihat ada yang merekomendasikan Svelte dan Elm rasanya langsung jadi kurang menarik..

Saya rasa generasi berikutnya dari frontend mungkin akan dipimpin oleh C# Blazor, C++, Rust WASM, dan semacamnya. Namun untuk saat ini, mau tidak mau kita tetap harus memakai React dan Angular yang jumlah developernya masih banyak..

 
ffdd270 2020-11-29

Yang lain memang menjanjikan, tapi frontend C++... ya... untuk saat ini saya cuma bisa membayangkan betapa menyiksanya proses pengembangannya. ;m; Rasanya kita perlu punya package manager yang bagus, dipakai luas, dan pengelolaan versinya di dalam proyek juga cukup memadai, dulu deh..

 
unknown 2020-11-29

Memang benar Svelte adalah teknologi yang menarik dan bagus, tetapi belakangan ini ada sangat banyak tulisan yang membandingkan Svelte dengan teknologi lain untuk mengangkat posisinya. Rasanya tidak perlu sampai begitu 馃