Pelajaran yang ditinggalkan seorang engineer saat pensiun setelah bekerja selama 45 tahun, dari kartu berlubang hingga cloud
1. Waspadai kutukan pengetahuan
- Begitu Anda mengetahui sesuatu, Anda bahkan tidak bisa membayangkan seperti apa rasanya tidak mengetahuinya
- Ini menjadi penyebab banyak kesalahpahaman dan inefisiensi
- Orang-orang cerdas yang terbiasa dengan hal-hal kompleks cenderung lebih mudah terjebak dalam hal ini
- Jika tidak mewaspadai kutukan pengetahuan, semuanya bisa menjadi sulit dipahami, mulai dari kode hingga komunikasi
- Berusahalah memahami audiens Anda, dan bayangkan seperti apa saat Anda pertama kali mempelajarinya
2. Fokus pada dasar-dasar
Teknologi terus berubah, tetapi dasar-dasar pengembangan perangkat lunak melampaui tren-tren tersebut
Enam dasar yang tetap relevan dalam jangka panjang
→ Kerja tim : tim yang hebat menghasilkan perangkat lunak yang hebat. Jangan menganggap kerja tim sebagai sesuatu yang otomatis ada
→ Kepercayaan : tim bergerak secepat tingkat kepercayaannya. Jadilah orang yang dapat dipercaya dan ingin diajak bekerja sama
→ Komunikasi : berkomunikasilah dengan jujur dan aktif. Waspadai kutukan pengetahuan
→ Mencari kesepakatan : luangkan waktu agar seluruh tim bisa bersama. Carilah solusi terbaik melalui diskusi dan perbedaan pendapat
→ Otomatisasi pengujian : kode yang teruji dengan baik membuat tim bisa bergerak cepat dengan percaya diri.
→ Kode dan desain yang rapi, mudah dipahami, dan mudah ditelusuri : anggap engineer berikutnya yang akan mengambil alih kode Anda sebagai pelanggan. Tulis kode yang tidak menyulitkan penerus Anda untuk dibaca dan dipelihara.
3. Kesederhanaan
- Melawan kompleksitas adalah perjuangan yang tidak ada habisnya
- Solusi harus sesederhana mungkin
- Anggap orang berikutnya yang akan memelihara kode Anda tidak sepintar Anda.
- Jika bisa dilakukan dengan lebih sedikit teknologi, lakukanlah.
"Bagi seorang desainer, kesempurnaan bukanlah ketika tidak ada lagi yang bisa ditambahkan, melainkan ketika tidak ada lagi yang bisa dihilangkan." - Saint-Exupéry
4. Pahami terlebih dahulu
- Salah satu dari 7 Kebiasaan Stephen Covey adalah "Pahami dulu, baru dipahami"
→ Ini lebih membantu saya menjadi pendengar yang baik dan rekan tim yang baik dibanding nasihat apa pun yang lain. - Jika Anda ingin memengaruhi orang lain dan berkolaborasi secara efektif, Anda harus memahami mereka terlebih dahulu.
- Sebelum menyampaikan pikiran Anda sendiri, dengarkan secara aktif agar Anda bisa memahami perasaan, ide, dan sudut pandang mereka.
5. Waspadai lock-in
- Akan selalu ada alat produktivitas generasi berikutnya yang menjanjikan revolusi dalam cara membuat perangkat lunak.
→ CASE, COTS, ERP, Ruby, dan lain-lain. - Mereka mengklaim bahwa jika Anda mengadopsi seluruh filosofi pengembangannya, Anda bisa menghemat biaya dan waktu, tetapi biaya awal atau keterbatasan yang ditimbulkannya sering kali tidak jelas.
- Lock-in dulu lebih sering terjadi pada vendor perangkat lunak, tetapi sekarang juga terjadi pada framework
- Lock-in membuat perubahan menjadi sangat mahal
- Pilihlah dengan bijak. Yang baru tidak selalu lebih baik.
6. Jujurlah, dan akui jika peran itu tidak cocok untuk Anda
- Pada suatu titik dalam karier, Anda mungkin akan mengambil peran yang ternyata tidak cocok untuk Anda
- Ketidakcocokan bukanlah cacat karakter, tetapi juga bukan masalah yang boleh diabaikan
- Solusi atas dilema ini bisa lebih dari satu
→ Anda yang berkembang atau
→ Perannya yang berkembang - Yang penting adalah memiliki pemahaman diri tentang "apa yang sedang terjadi, dan bagaimana cara keluar dari situasi ini"
7 komentar
Banyak saran bagus yang sudah muncul sejauh ini. Kalau boleh menambahkan satu lagi, saya ingin menyertakan tulisan ini juga.
https://id.news.hada.io/topic?id=2060
Tentu saja tulisan ini juga luar biasa bagus. Namun, menurut saya tulisan di atas berisi nasihat yang memberi lebih banyak bahan untuk direnungkan dari sisi yang lebih umum (tidak terbatas pada perangkat lunak saja). Akan sangat bagus kalau hal-hal seperti ini dikumpulkan lalu dibuka kembali saat dibutuhkan..
Wow~ Ini benar-benar ucapan yang penuh wawasan tentang teknologi dan manusia. Keren sekali~!
Pada akhirnya, jadi teringat ucapan senior bahwa yang bekerja itu manusia, bukan komputer.
Terima kasih atas tulisannya yang bagus.
Sebagai pemula, saya akan mengingatnya baik-baik!
Terima kasih sudah membagikan tulisan yang bagus. Ada beberapa hal di dalamnya yang layak dibaca pelan-pelan dan direnungkan.
Wah, isinya sangat bagus... terima kasih.
Terima kasih banyak atas tulisannya yang berharga!!