13 poin oleh xguru 2021-07-28 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Tujuan akhir IoT adalah agar semua benda memiliki fungsi internet: Internet of Everything

  • Arm menerbitkan makalah di Nature tentang PlasticARM, mikroprosesor 32-bit yang dibuat langsung di atas substrat plastik (film)

→ Jauh lebih murah daripada chip yang ada saat ini, dan fleksibel (bisa ditekuk)

→ Bisa digunakan di tempat yang tidak dapat dijangkau chip konvensional, seperti botol susu yang dapat mengetahui apakah isinya sudah basi, atau perban sekali pakai yang memantau lingkungan kelembapan yang sesuai

  • Perangkat elektronik fleksibel yang ada sebelumnya memang memungkinkan sensor, baterai, LED, antena, dan sebagainya, tetapi belum ada mikroprosesor yang benar-benar layak digunakan

→ PlasticARM memadatkan 50.000 transistor dalam 1 inci persegi

→ Dengan 18.000 logic gate, 12 kali lebih banyak dibanding IC fleksibel yang ada sebelumnya

  • Perusahaan Inggris PragmatIC Semiconductor mengembangkan proses pencetakan transistor film tipis pada substrat plastik yang mereka sebut Polyimide, dan teknologi itu digunakan

  • Menyalin chip Cortex-M0+ berdaya sangat rendah milik Arm

→ Berjalan pada 29kHz, sekitar 30 kali lebih lambat dari 1Mhz, dan menggunakan daya sekitar 2.000 kali lebih besar

→ Karena belum memiliki memori yang dapat diprogram ulang, saat ini hanya bisa menjalankan fungsi yang dibuat saat produksi

→ Namun saat ini masih sebatas PoC, sehingga masih bisa ditingkatkan

  • Kecepatannya memang belum menyamai chip silikon yang ada, tetapi proses PragmatIC sangat murah sehingga jika dikomersialkan, bisa digunakan di banyak tempat

2 komentar

 
ffdd270 2021-07-28

Dari botol susu ke Doom ....!

 
budlebee 2021-07-28

Katanya ada jarak sekitar 15 tahun sampai isi yang dimuat di Nature atau Science dikomersialisasikan, jadi saya berharap sekitar 2035 nanti benar-benar akan datang era komputer yang bisa dikenakan.