12 poin oleh xguru 2021-12-21 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
<p>&quot;Sebagai orang yang bukan ahli Agile dan juga tidak pernah terlalu berniat untuk menjalankan Agile, saya mencoba merangkum kisah tentang bagaimana saya dibantu oleh Agile untuk mengatasi kesulitan dalam proses pengembangan dan berusaha membuat perangkat lunak yang sedikit lebih berguna.&quot;<br /> <br /> - Pertemuan pertama dengan Agile<br /> - Menemukan kembali pemrograman berorientasi objek<br /> - Studi kasus keberhasilan Agile<br /> → Alasan keberhasilan yang sebenarnya: pelanggan yang berada di lokasi (On-Site Customer)<br /> - Dua jebakan organisasi pengembangan<br /> - Tim yang utuh (Whole Team)<br /> - Faktor bus (Bus Factor)<br /> - Startup O2O <br /> - Bahkan jika tidak bisa lagi mengerjakan pekerjaan yang sedang dilakukan hari ini...<br /> - Jangan biarkan pekerjaan menciptakan pekerjaan <br /> <br /> - Alasan tidak tertarik pada Agile<br /> - Itu bukan Agile!<br /> - Pengembangan yang didorong rasa sakit (Pain) vs. pengembangan yang didorong prinsip (Principle) </p>

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.