7 poin oleh ffdd270 2021-12-24 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Konsol game lama menggambar sprite berbasis tile, dan CPS-1 menggunakan tile 16x16. Jadi, untuk menggambar satu karakter, tile 16x16 harus digabungkan.

  • Masalahnya, pada masa itu ukuran ROM dibatasi oleh biaya, sehingga tidak leluasa menggambar tile sesuka hati, dan memori yang bisa dialokasikan untuk tim art sangat terbatas. Jatah untuk Street Fighter 2 sekitar 4.6 MiB. Ini harus digunakan seefisien mungkin.

  • Karena itu diperkenalkanlah 'lembar kertas'. Tile 16x16 ditempatkan pada lembar yang berisi peta memori. Dengan ini, tile bisa digambar dengan cara yang mirip seperti mengalokasikannya ke peta memori yang sebenarnya.

  • Berikut contoh gambar tentang bagaimana tim art bekerja dengan cara ini. (Pastikan membaca artikel aslinya!)

  • Intinya adalah mengisinya sepadat mungkin agar memori tidak terbuang, sambil memanfaatkan fitur CPS-1 semaksimal mungkin untuk menggambar.

2 komentar

 
budlebee 2021-12-24

Kalau bicara soal memory map game klasik, saya jadi teringat video di bawah ini.

https://www.youtube.com/watch?v=FPzuYWbnln4

Di Super Mario Land 2, setiap tile peta berkorespondensi dengan satu alamat memori, dan katanya dengan memakai beberapa trik, kita bisa keluar dari peta normal lalu menghancurkan tile untuk mengubah nilai memori game.

Karena itu, memanipulasi memori dengan menyentuh tile di luar peta normal juga dipakai dalam speedrun.

 
alstjr7375 2021-12-24

Optimasi game-game lama memang menarik.

Dulu saya tertarik, jadi sempat mengumpulkan beberapa video YouTube.

https://black7375.tumblr.com/post/663908279732289536/