28 poin oleh xguru 2022-04-25 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Isi dari buku "Zero to IPO" karya salah satu pendiri Okta

Rekrut orang yang memiliki semangat kewirausahaan (setidaknya sampai 100 karyawan pertama)

  • 10 karyawan pertama mendefinisikan budaya perusahaan, dan 90 karyawan berikutnya memperkuatnya
  • Tentu saja, seiring skala perusahaan membesar, Anda akan mulai merekrut orang-orang yang secara psikologis lebih konservatif
  • Namun, budaya yang dibentuk oleh 100 karyawan pertama akan terus bertahan bahkan saat jumlah karyawan meningkat menjadi 500 atau 1000
  • Semakin entrepreneurial orang-orang awal tersebut, semakin kuat ethos itu menyatu ke dalam budaya perusahaan

Beri tahu tim bahwa proyeknya berisiko

  • CEO Minted berkata, "Saya tidak begitu yakin apakah ini akan berhasil. Tapi mari kita coba dengan seru"
  • Jika atasan tahu bahwa proyek itu mungkin tidak berhasil, orang akan lebih percaya diri dalam mengerjakannya

Buat agar terasa menyenangkan

  • Bukan "menyenangkan" seperti liburan, melainkan "menyenangkan" yang penuh sifat bermain, terbuka, dan berjiwa petualang
  • Menurut riset, semakin playful suatu mindset, semakin banyak inovasi kreatif yang muncul
  • Saat meminta orang mencoba hal baru, beri penekanan lebih pada "eksplorasi" dan "penemuan" daripada menghasilkan hasil tertentu

Jangan "menghukum" karyawan saat proyek gagal

  • Budaya yang menghukum kegagalan akan membuat pekerjaan pendiri menjadi lebih sulit
  • Demi perlindungan diri yang rasional, orang akan mulai menyembunyikan kabar buruk
  • Jika tim gagal dalam sesuatu, jangan menyalahkan mereka; pikirkan proyek apa yang akan Anda berikan berikutnya
  • Menugaskan tim yang gagal ke proyek pinggiran (backwater) akan mengirimkan pesan yang berbahaya
  • Orang akan mulai berpikir bahwa mereka hanya boleh mengerjakan proyek yang pasti berhasil, banyak mendapat perhatian, dan berisiko rendah
  • Sedikit demi sedikit, perusahaan akan berhenti mengerjakan hal-hal yang benar-benar inovatif dan menarik

Tetapkan guardrail

  • Anda dan tim Anda harus menghitung risiko yang perlu diambil, dan skala proyek harus sesuai dengan pengalaman individu maupun tim
  • Tetapkan guardrail untuk skala, anggaran, dan jadwal proyek
  • Tetapkan milestone agar Anda bisa menerima laporan kemajuan dan temuan yang diperoleh
  • Definisikan parameter untuk situasi ketika proyek harus dihentikan

Lakukan post-mortem dan rayakan apa yang dipelajari

  • Proyek yang "gagal" belum benar-benar berakhir sampai tim mempelajari apa yang berjalan baik dan tidak, lalu menghasilkan insight yang bisa dipelajari oleh seluruh perusahaan
  • Itulah pendekatan yang digunakan Sebastian Thrun, yang membangun Google X
    "Kami selalu ingin mengatakan kepada orang-orang bahwa kegagalan adalah tentang pembelajaran. Jika Anda mempelajari sesuatu yang memberikan insight penting, itu luar biasa."

2 komentar

 
yuno815 2024-04-25

Saya sangat menikmati membacanya. Terima kasih!

 
curioe 2022-05-02

Saya pengelola. Karena ada laporan masuk pada setiap komentar yang Anda tulis, saya memeriksanya lalu meninggalkan komentar ini.
Silakan merujuk ke bagian ‘Menulis komentar’ di Panduan penggunaan situs GeekNews.
Sebisa mungkin, alih-alih hanya menunjukkan kesalahan ejaan, mohon tinggalkan komentar yang berkaitan dengan topik.