- Saat diproduksi massal, harganya diperkirakan di bawah $20.000 (28 juta won) per robot
- Dapat mengenali objek dengan cara yang sama seperti teknologi yang digunakan pada self-driving mobil Tesla, serta mampu menyiram tanaman dalam pot dan membawa barang
- Ditenagai SoC Tesla (WiFi, LTE, audio) dan dilengkapi 28 aktuator
- Setiap aktuator cukup kuat untuk mengangkat satu grand piano
- Derajat kebebasan tangan manusia adalah 27, sedangkan Optimus memiliki 11
- Menggunakan perangkat lunak yang dipakai pada uji tabrak mobil untuk meminimalkan benturan saat jatuh
- Baterai 2,3kWh
- Jumlah beta tester FSD telah meningkat hingga 160.000 orang, dan terus ditingkatkan (di tengah video data sempat muncul jalanan Korea sebentar)
5 komentar
Ada ulasan AI Day yang dirangkum cukup panjang, jadi saya hanya membagikan tautannya.
<Mari kita membuat robot menurut rupa kita, seturut gambaran kita>
Saya melihat ini sebagai sesuatu dengan potensi yang luar biasa, tetapi reaksi pasar ternyata tidak bagus. Sahamnya anjlok.. Dulu robot humanoid dibuat dengan biaya ratusan juta won, tetapi sekarang bisa diproduksi massal di kisaran 20 juta won. Kenapa ya?
Saya rasa anjloknya harga saham mungkin lebih dipengaruhi oleh kinerja perusahaan daripada robot itu sendiri.
Menurut saya, robotnya sendiri juga dibuat dengan cukup baik dalam waktu yang singkat.
Kalau benar-benar bisa diterapkan dengan tepat ke proses manufaktur mereka, rasanya dampaknya akan sangat besar.
Terlepas dari diferensiasi teknis dan keunggulannya, kita sudah pernah melihat robot berlari-lari seperti manusia dan melakukan backflip, jadi yang ditunjukkan kali ini adalah wujud tahap awal yang seperti bayi yang baru belajar berjalan.
Dan bukankah kekecewaan terhadap pernyataan-pernyataan Elon di masa lalu (Cybertruck, mobil listrik murah) yang belum terwujud ikut menambah sentimen itu..? Yang terpenting, kinerja kuartal ketiga juga tidak memenuhi ekspektasi pasar. Saya rasa begitu.
Ah, ternyata ada keadaan yang lebih kompleks...