7 poin oleh hwiilee 2022-12-23 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Ini adalah thread Twitter tentang tren riset AI dari perusahaan-perusahaan AI seperti OpenAI, MS, dan Google yang diperkirakan tidak bisa diabaikan, menurut pendiri bersama startup mesin pencari tanpa iklan Neeva (neeva.com), yang akan meluncurkan layanan pencarian berbasis LLM, yaitu Sridhar Ramaswamy dan Vivek Raghunathan, serta Head of ML Rajan Samdani.

Peluncuran ChatGPT oleh OpenAI menjadi sinyal bahwa akhir masa keemasan riset deep learning terbuka telah tiba. Selama ini, para pemain besar seperti OpenAI, Microsoft, dan Google yang memimpin riset semacam ini semakin jarang mempublikasikan riset detail melalui paper seperti sebelumnya, dan hanya memperkenalkan garis besarnya lewat blog. Mereka memprediksi tren ini akan terus berlanjut.

Karena riset terbuka harus terus berlanjut, ini dipandang sebagai peluang baik bagi kalangan akademik, komunitas open source, dan perusahaan-perusahaan baru yang berpartisipasi untuk memimpin riset dan berkolaborasi.

Untuk itu, Neeva.com juga berencana ikut berpartisipasi aktif, dan menyatakan kesediaannya menyediakan search API.

Neeva baru-baru ini juga sedang melakukan beta testing untuk aplikasi mobile berbasis LLM (https://twitter.com/RamaswmySridhar/status/1602334539216396288), serta tengah mengembangkan AI answer untuk peringkasan berbasis banyak dokumen (https://twitter.com/RamaswmySridhar/status/1600209221458399233).

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.