- Metaverse : "Virtual Workspace" akan mencakup 30% dari investasi perusahaan pada metaverse dan "membayangkan ulang" pengalaman kantor
- Talent : akibat "volatilitas tenaga kerja", 40% perusahaan akan mengalami kerugian, dan strategi talenta akan bergeser dari acquisition ke resilience
- Pay Gap : organisasi yang secara resmi menangani kesenjangan upah gender dapat mengurangi turnover karyawan perempuan sebesar 30%, sehingga mengurangi tekanan akibat kekurangan talenta
- Employee : metrik nilai karyawan seperti wellbeing, burnout, dan kepuasan terhadap brand akan mencakup 30% dari keputusan investasi pertumbuhan yang sukses, menggantikan evaluasi ROI
- Sustainability : tanpa praktik AI yang berkelanjutan, AI akan mengonsumsi lebih banyak energi daripada tenaga kerja manusia, sehingga secara signifikan mengimbangi manfaat yang diperoleh dari net-zero karbon
- Customer : model platform media sosial akan berubah dari "pelanggan adalah produk" menjadi "platform adalah pelanggan"
- Protest : serangan penolakan layanan yang dipimpin warga (cDOS) yang menghentikan operasi melalui asisten virtual akan menjadi bentuk protes dengan pertumbuhan tercepat
- Investment : investasi moonshot (investasi teknologi berisiko tinggi atau spekulatif dengan potensi keuntungan besar) akan meningkat dua kali lipat dan menjadi alternatif bagi investasi R&D tradisional yang mempercepat pertumbuhan
- Ecosystems : ekosistem cloud akan mengonsolidasikan vendor hingga 30%, sehingga mengurangi pilihan pelanggan dan kontrol atas perangkat lunak
- Sovereignty : kemitraan kedaulatan dengan kepemilikan bersama (jointly owned sovereignty partnerships) yang disetujui regulator akan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap cloud global dan mendorong globalisasi TI yang berkelanjutan
Belum ada komentar.