Cahaya dan Ketakutan AI Dilihat Melalui Satu Kehidupan
(ghkdxofla.github.io)Tulisan yang menafsirkan awal dan proses perkembangan AI dengan menganalogikannya pada perjalanan hidup seorang manusia, serta merangkum kegelisahan dari sudut pandang seorang backend engineer
- Jika AI ditafsirkan sebagai satu kehidupan manusia
- Masa janin
- Masa balita
- Masa kanak-kanak
- Masa sekolah
- Masa muda
- Menjadi profesor
- Jika tidak bersiap dari sekarang, tidak ada masa depan
- Apakah saya harus segera masuk sekolah pascasarjana sekarang juga, mempelajari ML, dan menjadi akademisi?
- Dunia tempat akal-akalan kecil menang
- Kolom yang ditulis AI
1 komentar
Apakah kesan yang dirasakan penulis asli pada dua paragraf terakhir kolom yang ditulis AI mirip dengan berikut ini?
"Aku akan terus berkembang, tetapi menarik untuk melihat apakah manusia bisa mengejarku."