9 poin oleh hiddenest 2023-03-13 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Artikel ini merangkum pengalaman setelah memindahkan package manager yang digunakan di frontend Airbridge dari Yarn Berry ke pnpm dan memakainya selama 1 tahun.

Hal-hal yang terasa tidak nyaman di Yarn Berry

  • Yarn PnP terus-menerus memberi beban pada Git
  • Pertarungan yang melelahkan melawan Ghost Dependency
  • Bug-bug kecil di Yarn Workspace

Solusi yang didapat dengan menerapkan pnpm

  • Waktu instalasi paket selama proses deployment menjadi sekitar 30 detik hingga 1 menit lebih cepat
    • Menyimpan paket di penyimpanan global (Virtual Store) / terhubung ke node_modules proyek melalui symlink
    • Menghemat ruang penyimpanan dan jaringan karena tidak memasang paket yang duplikat
  • Setup monorepo menjadi lebih sederhana karena tautan antar paket dibuat secara otomatis
  • Fitur-fitur yang digunakan di Yarn Berry seperti patch-package, dedupe, dan lainnya hampir bisa dipakai apa adanya

2 komentar

 
[Komentar ini disembunyikan.]
 
hiddenest 2023-03-13

Mungkin ada faktor seperti itu juga, dan dalam kasus Yarn Berry, tampaknya fakta bahwa sistem pluginnya kuat juga cukup berperan.