3 Alasan Beralih dari Yarn ke pnpm
(hiddenest.dev)Artikel ini merangkum pengalaman setelah memindahkan package manager yang digunakan di frontend Airbridge dari Yarn Berry ke pnpm dan memakainya selama 1 tahun.
Hal-hal yang terasa tidak nyaman di Yarn Berry
- Yarn PnP terus-menerus memberi beban pada Git
- Pertarungan yang melelahkan melawan Ghost Dependency
- Bug-bug kecil di Yarn Workspace
Solusi yang didapat dengan menerapkan pnpm
- Waktu instalasi paket selama proses deployment menjadi sekitar 30 detik hingga 1 menit lebih cepat
- Menyimpan paket di penyimpanan global (Virtual Store) / terhubung ke
node_modulesproyek melalui symlink - Menghemat ruang penyimpanan dan jaringan karena tidak memasang paket yang duplikat
- Menyimpan paket di penyimpanan global (Virtual Store) / terhubung ke
- Setup monorepo menjadi lebih sederhana karena tautan antar paket dibuat secara otomatis
- Fitur-fitur yang digunakan di Yarn Berry seperti
patch-package,dedupe, dan lainnya hampir bisa dipakai apa adanya
2 komentar
Mungkin ada faktor seperti itu juga, dan dalam kasus Yarn Berry, tampaknya fakta bahwa sistem pluginnya kuat juga cukup berperan.