- Saya baru-baru ini berbicara dengan seorang teman, dan dia tidak tertarik pada bidang teknologi sehingga belum pernah mendengar tentang ChatGPT. Dia adalah seorang milenial, pekerja kantoran, dan cerdas. Saya pernah berbicara tentang ChatGPT/AI dengan orang-orang nonteknis, tetapi tidak terlalu sering. Hal ini membuat saya berpikir: mungkinkah kita berada di dalam ruang gema kita sendiri? Ini bukan hal yang buruk, tetapi kita sudah tahu bahwa kecerdasan buatan akan memainkan peran yang semakin penting dalam hidup kita (di dalam maupun di luar perusahaan). Namun, mungkin adopsi kecerdasan buatan oleh masyarakat umum akan memerlukan waktu lebih lama daripada yang kita perkirakan. Bagaimana menurut kalian?
1 komentar
Opini Hacker News