3 poin oleh GN⁺ 2023-07-04 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Saya baru-baru ini berbicara dengan seorang teman, dan dia tidak tertarik pada bidang teknologi sehingga belum pernah mendengar tentang ChatGPT. Dia adalah seorang milenial, pekerja kantoran, dan cerdas. Saya pernah berbicara tentang ChatGPT/AI dengan orang-orang nonteknis, tetapi tidak terlalu sering. Hal ini membuat saya berpikir: mungkinkah kita berada di dalam ruang gema kita sendiri? Ini bukan hal yang buruk, tetapi kita sudah tahu bahwa kecerdasan buatan akan memainkan peran yang semakin penting dalam hidup kita (di dalam maupun di luar perusahaan). Namun, mungkin adopsi kecerdasan buatan oleh masyarakat umum akan memerlukan waktu lebih lama daripada yang kita perkirakan. Bagaimana menurut kalian?

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-04
Opini Hacker News
  • Di industri teknologi, orang-orang memiliki pandangan tentang AI yang beragam: kagum, acuh tak acuh, atau kritis.
  • Orang nonteknis lebih sering membicarakan dan menggunakan AI, sementara para ahli teknologi bisa jadi lebih skeptis atau mengabaikannya.
  • Antusiasme terhadap AI dibandingkan dengan antusiasme terhadap kripto di masa lalu.
  • Teknologi AI seperti ChatGPT digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat permintaan izin hingga belajar bahasa Prancis dan teori musik.
  • Di dalam industri teknologi, ada kekurangan imajinasi tentang kemungkinan pemanfaatan AI, sementara orang nonteknis lebih terbuka pada lebih banyak kemungkinan.
  • Penggunaan ChatGPT memiliki "faktor wow" karena kemampuannya menghasilkan teks secara real-time, tetapi ada juga kekhawatiran tentang keterbatasan dan akurasinya.
  • Penggambaran AI oleh media bisa berlebihan, jadi perlu berhati-hati.
  • Persepsi tentang AI berbeda-beda menurut kelompok usia; sebagian orang melihatnya sebagai omong kosong pemasaran, sementara yang lain menganggapnya berguna untuk tugas tertentu.
  • Secara keseluruhan, kalangan teknis dan nonteknis memiliki perbedaan pandangan dan pengalaman terhadap AI.