3 poin oleh GN⁺ 2023-07-17 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penulis membahas penggunaan mikrofon bawah air dan sonar cakupan luas dalam teknologi mata-mata bawah air.
  • Karena sinyal radio melemah di air asin, kapal selam sulit dideteksi dan berkomunikasi saat berada di bawah air.
  • Kapal selam seperti Titan menggunakan modem akustik untuk berkomunikasi dengan kapal pendukung di permukaan.
  • Suara merambat lebih baik di bawah air daripada di darat, sehingga menjadi cara yang efektif untuk mendeteksi dan menentukan lokasi kapal selam.
  • Ada sonar pasif yang menggunakan sonar bawah air berbasis gelombang permukaan, teknologi mutakhir untuk perburuan bawah air.
  • Sistem pengawasan suara Angkatan Laut (SOSUS), yang kini dikenal sebagai Integrated Undersea Surveillance System (IUSS), menggunakan mikrofon bawah air untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan kapal selam serta makhluk laut.
  • IUSS berperan dalam menemukan puing Titanic dan hilangnya Titan baru-baru ini.
  • Angkatan Laut menemukan lokasi implosi Titan sebagai bagian dari analisis retrospektif data IUSS.
  • Angkatan Laut segera melaporkan temuan itu kepada komandan angkatan laut di lokasi, dan tim pencarian menemukan puing-puing tidak lama kemudian.
  • IUSS masih digunakan sebagai salah satu metode utama untuk mendeteksi kapal selam di dekat Amerika Serikat, serta menjadi salah satu dari beberapa sistem deteksi bawah air rahasia yang digunakan Angkatan Laut.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-07-17
Komentar Hacker News
  • Artikel yang menarik tentang kabel, bawah laut, dan kapal selam
  • Artikel ini membahas pemasangan kabel bawah laut dan sejarah pengkabelan bumi
  • Ada kaitan antara K-129 dan minat saat ini pada penambangan laut dalam
  • Artikel ini menyebut penggunaan IUSS untuk mendeteksi kapal selam dan paus
  • Ada kaitan antara Toshiba dan baling-baling kapal selam Soviet
  • Desain sekrup dan baling-baling kapal selam merupakan informasi rahasia
  • Kebisingan pembangkit listrik reaktor kini menjadi fokus dalam pendeteksian kapal selam
  • Dibahas bahwa Marconi menggunakan frekuensi ELF dan VLF
  • Tulisan artikel ini jelas dan enak dibaca
  • Muncul pertanyaan tentang lokasi K-129 dan kegagalan Soviet menemukannya