1 poin oleh GN⁺ 2023-07-18 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Johnson & Johnson menggugat 4 dokter yang menerbitkan penelitian tentang produk perawatan pribadi berbahan dasar talc yang dikaitkan dengan kanker
  • Perusahaan mengklaim penelitian tersebut tidak akurat dan didasarkan pada "sains yang tidak semestinya"
  • LTL Management, anak perusahaan J&J, mengajukan gugatan yang menuntut para peneliti menarik atau merevisi penelitian tersebut
  • Para peneliti belum memberikan komentar terkait gugatan itu.
  • J&J menghadapi lebih dari 38.000 gugatan terkait produk talc dan sedang berupaya menyelesaikannya melalui penyelesaian senilai 8,9 miliar dolar AS
  • J&J menyatakan produk talc-nya aman dan tidak mengandung asbes
  • Perusahaan telah menghentikan penjualan bedak bayi berbahan dasar talc dan kini menggunakan produk berbahan dasar tepung jagung.
  • Gugatan pekan lalu merupakan gugatan kedua yang diajukan LTL Management terhadap peneliti yang menentang J&J.
  • Gugatan tersebut menuduh adanya pencemaran nama baik produk dan penipuan
  • Para ahli hukum memperkirakan LTL akan sulit membuktikan adanya kerugian yang disengaja terhadap reputasi J&J
  • Gugatan ini dapat dipandang sebagai cara J&J untuk mengintimidasi peneliti lain dan membentuk narasi tentang keamanan talc
  • Para peneliti berpendapat bahwa pengungkapan identitas pasien akan menimbulkan efek menghambat terhadap riset medis di masa depan
  • LTL mengklaim para peneliti menerima jutaan dolar dari pengacara penggugat untuk menyebarkan narasi palsu tentang J&J
  • Gugatan sebelumnya yang diajukan LTL terhadap para peneliti dibatalkan pada April.
  • Kasus-kasus ini sedang berlangsung di Pengadilan Distrik New Jersey, Amerika Serikat.

2 komentar

 
GN⁺ 2023-07-18
Komentar Hacker News
  • Johnson & Johnson mendirikan anak perusahaan untuk menampung utang lalu mengajukan kebangkrutan, dan para pengkritik berpendapat ini merupakan penyalahgunaan sistem kebangkrutan.
  • Ada kekhawatiran tentang validitas riset di bidang seperti machine learning dan kedokteran, serta kemungkinan makalah penelitian digunakan sebagai bukti dalam gugatan.
  • Kaitan antara talc dan kanker masih belum jelas, dan diperlukan penelitian lebih lanjut.
  • Sebagian orang percaya Johnson & Johnson mungkin disalahkan secara tidak adil, dan bahwa perlu dibedakan antara talc dan talc yang tercampur asbes.
  • Riset awal tentang hubungan antara talc dan kanker memiliki ukuran sampel yang kecil, sehingga diperlukan studi lanjutan yang lebih besar.
  • Dalam situasi ini, Johnson & Johnson menghadapi gugatan, para peneliti dituntut, dan konsumen umum kemungkinan harus membayar harga produk yang lebih mahal.
  • Penggunaan talc pada produk luar tubuh telah dibatasi, tetapi dalam bentuk pil masih dimungkinkan.
  • Ada sudut pandang tambahan tentang topik ini di thread diskusi Hacker News.