- Sudah 25 tahun saya mengembangkan software, tetapi tidak ada yang membuat tim software se-tidak berguna Scrum
- Beberapa anekdot
- Mereka mencoba meyakinkan saya bahwa Poker bukan permainan, melainkan alat perencanaan
- Jika ingin bekerja lebih efisien, yang harus dilakukan bukan menghapus proses, melainkan menambahkannya
- Kami dibuat menghadiri standup, grooming, planning, retrospektif, scrum of scrums, dan nama keren lain untuk rapat yaitu "seremoni"
- Kami menghabiskan lebih banyak waktu untuk berbicara daripada mengerjakan sesuatu
- Penggunaan laptop dilarang dalam rapat, dan kami harus berdiri. Mereka bahkan mengoper bola agar semua orang tetap fokus
- Kami menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengestimasi story point daripada menulis software
- Story point mengukur kompleksitas, bukan waktu, tetapi kami tetap harus memutuskan berapa banyak story point yang dimasukkan ke dalam sprint
- Kami menggunakan ukuran kaus untuk mengestimasi software
- Setelah mengukur biaya untuk mengirim satu story point, mereka membuat pelanggan menandatangani kontrak untuk membayar paket "500 story point"
- Manajemen panik ketika mengetahui bahwa 500 story point di satu proyek tidak sama dengan 500 story point di proyek lain. Untuk menyelesaikan masalah ini, kami harus mengadakan banyak rapat
- Bayangkan ada manajer, scrum master, product owner, dan tech lead. Lalu Anda harus menjawab semuanya sekaligus atau tidak menjawab siapa pun
- Kami dibayar oleh orang-orang yang meminta kami memberi tahu apakah kami memproses "story point" dengan cukup cepat. Bukankah story point itu soal kompleksitas, bukan waktu? Tidak usah dipikirkan
- Saya percaya pada agile, tetapi ini bukan agile
- Kami mempekerjakan pelatih Scrum profesional, dan membiayai anggota tim kami untuk mendapatkan sertifikasi. Kami menghabiskan beberapa tahun mencoba Scrum dengan berbagai cara
- Hasilnya selalu sama: tidak berhasil
- Scrum adalah kanker yang melahap tim pengembang. Scrum bukan untuk developer, melainkan hanya alat lain agar manajer merasa mereka memegang kendali
- Namun bagian terbaik dari Scrum adalah orang-orang yang menatap lurus ke mata Anda dan berkata
"Jika Scrum tidak cocok untuk Anda, berarti Anda yang melakukannya dengan salah. Scrum berarti apa pun yang cocok untuk tim."
Tentu saja
7 komentar
"Hanya alat lain agar manajer merasa dirinya punya kendali" — saya merasa sangat relate.
Saya pikir scrum adalah rangkaian gaslighting yang tiada henti.
→ Whitepaper terkenal Spotify tahun 2012, "Scaling Agile", hanyalah harapan mereka dan tidak pernah sepenuhnya diterapkan.
→ Menjelaskan bagaimana tim kecil membangun produk dalam siklus 6 minggu tanpa hal-hal seperti sprint, scrum, backlog, atau kanban.
Scrum menurut saya mirip dengan "It works in my machine". Selain saya (orang yang mengklaim), tidak jalan di mana pun.
Judul dan isinya cukup memicu kontroversi, jadi tweet tersebut mendapat sekitar 4,5 juta tayangan, 4.685 repost, dan 26 ribu likes.
Lalu dia juga menulis tweet seperti ini.
Komentar HN terkait: https://news.ycombinator.com/item?id=37289151
Dan setelah melihat 3.400 balasan pada tweet ini, dia kembali menulis satu tweet lagi.
https://twitter.com/svpino/status/1696869327335571833
Opini Hacker News
Metodologi atau framework seharusnya dipakai pada waktu dan tempat yang tepat,
tapi karena semuanya diterapkan hanya karena terlihat meyakinkan, hasilnya malah cuma bikin delay, kebalikan dari agile.
Daripada dibilang kanker, rasanya lebih seperti efek samping dan komplikasi akibat penyalahgunaan obat.
Artikel ini menyembuhkan kanker.