1 poin oleh GN⁺ 2023-09-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • X/Twitter telah memperbarui ketentuan layanannya untuk mengizinkan penggunaan postingan demi pelatihan AI.
  • Langkah ini tampak sebagai langkah berani Elon Musk untuk membangun benteng di sekitar X dan mengisolasinya dari dunia luar sebisa mungkin.
  • Ketentuan baru ini bertujuan meningkatkan layanan dengan memanfaatkan AI, menggunakan X sebagai sumber data yang unik.
  • Ketentuan yang diperbarui memungkinkan AI membatasi atau memblokir akses ke konten tertentu berdasarkan standar yang ditetapkan AI.
  • Perubahan semacam ini dapat menyebabkan bentuk shadow ban yang lebih canggih dan menyeluruh di Twitter.
  • Perubahan ini tidak terbatas pada Twitter saja, tetapi memengaruhi konten yang dapat dilihat pengguna di berbagai platform dan berpotensi meluas ke seluruh internet.
  • Elon Musk, yang sebelumnya menyatakan kekhawatiran terhadap organisasi pihak ketiga yang menggunakan data Twitter untuk melatih AI, kini melakukan hal yang sama di Twitter.
  • Pengalaman internet kini semakin dipersonalisasi dan ditentukan oleh algoritma AI, menghadirkan pengalaman internet yang sangat disesuaikan namun juga terbatas.
  • Perubahan ini tidak hanya terbatas pada Twitter, tetapi juga bisa menjadi sekilas gambaran tentang kenormalan baru internet.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-09-02
Komentar Hacker News
  • Twitter memperbarui Ketentuan Layanan untuk mengizinkan penggunaan postingan pengguna dalam pelatihan AI.
  • Sebelumnya, Elon Musk menyatakan ketertarikannya pada pelatihan AI menggunakan data Twitter dan mengisyaratkan nilai potensialnya.
  • Perubahan Ketentuan Layanan Twitter ini dapat mencerminkan tren yang lebih luas di industri internet, dengan kemungkinan platform lain akan mengikuti.
  • Ketentuan yang diperbarui kini juga mencakup klausul pelepasan gugatan class action.
  • Muncul spekulasi tentang nilai dan potensi penggunaan data Twitter bagi AI, termasuk untuk melatih chatbot.
  • Sebagian pengguna menyatakan kekhawatiran tentang dampak pelatihan AI berbasis data Twitter, serta mempertanyakan kualitas dan dampak potensialnya.
  • Muncul pertanyaan tentang bagaimana ketentuan baru akan berlaku pada tweet lama jika pengguna tidak menyetujui pembaruan tersebut.
  • Bagi sebagian orang, pembaruan ini terlihat sebagai langkah yang menguntungkan xAI, perusahaan lain milik Elon Musk.
  • Ketentuan baru ini juga dipandang oleh sebagian orang sebagai kelanjutan dari praktik yang sudah ada, karena banyak Ketentuan Layanan mengizinkan penggunaan data untuk peningkatan produk.
  • Kemungkinan perilaku konsumen memengaruhi perubahan ini tampak sangat kecil, sehingga fokus lebih diarahkan pada hukum kekayaan intelektual.