1 poin oleh GN⁺ 2023-09-23 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA menemukan karbon di permukaan Europa, bulan Jupiter.
  • Karbon ini tampaknya berasal dari lautan bawah permukaan Europa, yang mengisyaratkan lingkungan yang mungkin dapat mendukung kehidupan.
  • Europa memiliki lautan cair bawah permukaan yang asin, yang dapat mengandung air lebih dari dua kali lipat jumlah seluruh samudra di Bumi.
  • Penemuan karbon, salah satu penyusun dasar kehidupan, sangat penting karena sebelumnya belum diketahui apakah lautan Europa mengandung bahan kimia yang esensial secara biologis.
  • Karbon ditemukan di wilayah tertentu pada permukaan es Europa, dan tampaknya berasal dari lautan bawah permukaan, bukan dibawa oleh meteorit atau sumber eksternal lainnya.
  • NASA berencana meluncurkan wahana antariksa Europa Clipper pada Oktober 2024 untuk menyelidiki lebih lanjut kemungkinan adanya kehidupan di Europa.
  • Karbon dioksida ditemukan paling melimpah di Tara Regio, wilayah muda secara geologis tempat es permukaan telah terganggu, yang menunjukkan adanya pertukaran material antara lautan bawah permukaan dan permukaan es.
  • Penemuan ini menunjukkan bahwa para ilmuwan mungkin dapat mengetahui komposisi lautannya bahkan sebelum menembus lapisan es.
  • Karbon dioksida tidak stabil di permukaan Europa, yang menunjukkan bahwa zat itu dipasok dalam waktu yang relatif baru secara geologis.
  • Data dari Teleskop Luar Angkasa Webb tidak menunjukkan bukti semburan plume dari permukaan Europa, tetapi ini tidak menyingkirkan kemungkinan adanya plume.
  • Temuan ini dapat membantu misi Europa Clipper NASA dan misi Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) milik Badan Antariksa Eropa yang akan datang.
  • Teleskop Luar Angkasa James Webb dipimpin oleh NASA, dengan partisipasi mitra seperti Badan Antariksa Eropa dan Badan Antariksa Kanada dalam program internasional ini.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.