2 poin oleh GN⁺ 2023-10-24 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Platform e-commerce Shopify mengajukan gugatan terhadap seorang individu tak dikenal yang mengirimkan tak terhitung keluhan hak cipta palsu
  • Tergugat, "John Doe", menggunakan akun "Sacha Go" untuk mengajukan puluhan permintaan takedown Digital Millennium Copyright Act (DMCA) yang menargetkan berbagai penjual produk parfum
  • Prosedur takedown DMCA adalah alat yang memungkinkan pemilik hak cipta menghapus konten yang melanggar di web, dan membuat jutaan URL offline setiap hari
  • Shopify menerima ribuan pemberitahuan takedown setiap bulan dan memprosesnya secara otomatis, tetapi menemukan bahwa semua permintaan takedown dari "Sacha Go" adalah palsu
  • Karena pemberitahuan DMCA palsu, produk yang sah menjadi offline, dan para penjual menghadapi risiko kehilangan seluruh akun mereka akibat beberapa klaim palsu
  • Shopify menyatakan bahwa tergugat tidak memiliki satu pun hak cipta yang diklaim dalam pemberitahuan tersebut, dan bahwa klaim palsu itu benar-benar menyebabkan penghapusan serta strike terhadap toko-toko yang terdampak
  • Pedagang dapat menghapus strike jika berhasil mengajukan counter-notice, tetapi proses ini dapat memakan waktu hingga 2 minggu. Mereka yang tidak mengetahui hak banding berisiko kehilangan akun
  • Tergugat dituduh mengirim lebih dari 70 pemberitahuan takedown penipuan dari 5 Oktober hingga 13 Oktober, yang menyebabkan 52 strike terhadap berbagai toko
  • Shopify memulai penyelidikan, memulihkan semua item, dan menghapus semua strike, tetapi hal itu menimbulkan biaya yang signifikan bagi perusahaan
  • Perusahaan menuntut ganti rugi dan meminta perintah pengadilan untuk mencegah pemberitahuan DMCA palsu di masa mendatang. Shopify ingin mengidentifikasi tergugat melalui proses discovery dan meminta pertanggungjawaban atas penyalahgunaan DMCA

2 komentar

 
xguru 2023-10-24

Laporan DMCA juga sangat sering digunakan untuk tujuan jahat.
Dalam kasus pencarian Google, terlalu banyak laporan diajukan untuk menyingkirkan situs pesaing dari hasil pencarian, sehingga pelaporan massal kadang hanya dibuka untuk mitra utama.

 
GN⁺ 2023-10-24
Opini Hacker News
  • Shopify mendapat kritik atas prosedur penghapusan DMCA (Digital Millennium Copyright Act), yang memungkinkan siapa pun mengajukan klaim dan menghapus konten tanpa verifikasi.
  • Perusahaan ini dituduh tidak memberikan dukungan yang memadai kepada bisnis yang dirugikan oleh klaim DMCA palsu.
  • Formulir DMCA Shopify dianggap terlalu dasar dan mudah disalahgunakan, sehingga klaim palsu meningkat.
  • Tanggapan perusahaan terhadap klaim palsu adalah menghapus konten dan memberikan strike pada akun, yang dikritik karena dapat merugikan bisnis.
  • Beberapa pengguna menyarankan bahwa Shopify dapat mengurangi klaim DMCA palsu dengan menambahkan proses verifikasi ke dalam formulir.
  • Shopify telah mengajukan gugatan atas penyalahgunaan DMCA, yang dipuji oleh sebagian pengguna.
  • Ada kekhawatiran tentang waktu yang dibutuhkan untuk memproses pemberitahuan balasan terhadap klaim DMCA, dan sebagian orang mempertanyakan mengapa hal itu tidak bisa diproses secepat klaim awal.
  • Biaya untuk mengelola pemberitahuan DMCA tinggi, dan Shopify menyebut biayanya mencapai ratusan dolar per permintaan.
  • Beberapa pengguna mengusulkan agar sistem DMCA diperbaiki untuk mencegah penyalahgunaan dan melindungi pedagang yang tidak bersalah.