1 poin oleh GN⁺ 2023-11-06 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penulis menderita ensefalitis lupus, yaitu kondisi langka ketika lupus menyebabkan peradangan otak yang parah.
  • Kondisi ini menyebabkan hilangnya berbagai kemampuan kognitif, termasuk persepsi waktu.
  • Sebagai musisi profesional, penulis merasakan kehilangan persepsi waktu ini sebagai sesuatu yang sangat menyiksa karena pentingnya timing dalam musik.
  • Penyakit yang dialami penulis membuatnya tidak lagi bisa membedakan durasi pendek dan durasi panjang, sehingga setiap momen terasa kacau dan tak berujung.
  • Persepsi waktu di otak bersifat abstrak dan bergantung pada kombinasi input sensorik eksternal maupun internal serta ingatan.
  • Otak tidak memiliki area khusus untuk persepsi waktu; sebaliknya, berbagai lokasi pemrosesan kecil di seluruh batang otak dan korteks ikut terlibat.
  • Otak mengukur waktu melalui jaringan sel pengukur waktu di hipokampus, yang dapat mengukur satuan waktu di bawah 10 detik secara akurat.
  • Persepsi terhadap durasi yang lebih panjang diyakini diukur melalui pembentukan memori episodik, yang membentuk rasa waktu kita.
  • Pemulihan penulis dari cedera otak merupakan proses yang menegangkan, dan ia mendapatkan kembali rasa timing melalui latihan intensif dengan metronom.
  • Bahkan setelah pulih, penulis masih mengalami kesulitan dengan ingatan dan persepsi waktu, tetapi bersyukur bisa kembali berpikir seperti seorang musisi.
  • Penulis merenungkan proses kompleks otak dalam memahami waktu, dan dengan penuh syukur memandang sinkronisasi para musisi dalam orkestra sebagai bukti dari kemampuan kognitif yang rumit ini.

1 komentar

 
GN⁺ 2023-11-06
Komentar Hacker News
  • Diane Van Deren, seorang ultra runner, menjalani pengangkatan sebagian otak untuk mengobati kejang, yang kemudian memengaruhi kemampuan persepsi waktunya dan kemampuannya membaca peta.
  • Ketidakmampuan Van Deren dalam merasakan waktu mungkin memberi keuntungan dalam larinya, memungkinkannya mencapai kondisi "flow" dan melupakan waktu tanpa menyadari sudah berlari selama apa.
  • Pengguna lain membagikan pengalaman ibu mereka yang kehilangan konsep waktu setelah stroke, yang berdampak besar pada kehidupannya.
  • Seorang pengguna dengan depresi mengalami ingatan yang "terdistorsi oleh waktu", dan sering tidak bisa membedakan apakah suatu peristiwa terjadi 2 bulan lalu atau lebih dari 1 tahun lalu.
  • ADHD kadang digambarkan sebagai "disleksia waktu", dan seorang pengguna bertanya-tanya apa yang bisa membantu orang yang kesulitan mengelola waktu tetapi selain itu berfungsi dengan baik.
  • Beberapa pengguna menemukan bahwa riwayat komentar mereka di Hacker News membantu memeriksa persepsi waktu mereka.
  • Seorang pengguna mempertanyakan apakah lupus dapat menyebabkan kerusakan otak parah, dan apakah skenario serupa bisa terjadi pada meningitis.
  • Seorang pengguna membagikan tautan ulasan tentang memori selama 80 tahun yang dipicu oleh stimulasi listrik pada otak.
  • Pengguna baru THC edible kehilangan memori jangka pendek selama sekitar 50 jam, yang sangat memengaruhi persepsi waktunya.
  • Seorang pengguna yang mengalami cedera otak saat kecil membagikan pengalaman tidak menyadari berlalunya waktu, dan menjelaskan betapa menyakitkannya mengonsumsi obat (Abilify) yang membuatnya kembali menyadari waktu.