Teknologi sel
- Northvolt mengembangkan baterai sodium-ion di Stockholm, Swedia.
- Baterai baru ini diharapkan berkontribusi pada perluasan sistem penyimpanan energi yang hemat biaya dan berkelanjutan secara global.
- Baterai ini, yang diverifikasi di Northvolt Labs dengan kepadatan energi lebih dari 160Wh/kg, aman, hemat biaya, dan berkelanjutan.
Terobosan dalam desain dan manufaktur baterai
- Northvolt berencana meluncurkan baterai sodium-ion ke pasar komersial dengan menggunakan katoda berbasis Prussian White dan anoda hard carbon.
- Baterai ini tidak menggunakan litium, nikel, kobalt, maupun grafit, dan dibuat dari besi serta natrium yang melimpah dan mudah diperoleh di pasar global.
- CEO Peter Carlsson menyebut teknologi ini penting untuk mencapai target keberlanjutan karena dapat membuat elektrifikasi di seluruh dunia menjadi lebih hemat biaya dan lebih berkelanjutan.
Potensi teknologi sodium-ion
- Teknologi sodium-ion yang dikembangkan bersama mitra riset Altris akan menjadi fondasi bagi solusi penyimpanan energi generasi berikutnya dari Northvolt.
- Teknologi ini sangat menarik untuk solusi penyimpanan energi, khususnya di pasar berkembang seperti India, Timur Tengah, dan Afrika.
- Produksi baterai dengan memanfaatkan sumber daya lokal membantu pengembangan kemampuan manufaktur baterai regional baru yang lebih independen dari rantai nilai baterai tradisional.
Tentang Northvolt
- Northvolt didirikan pada 2016 di Stockholm, Swedia, dan memimpin model manufaktur baterai berkelanjutan.
- Perusahaan ini telah menerima pesanan senilai USD 5,5 miliar dari pelanggan utama seperti BMW, Fluence, Scania, Volvo Cars, dan Volkswagen Group.
- Northvolt memiliki lebih dari 5.000 karyawan di Swedia, Jerman, Norwegia, Polandia, Portugal, Amerika Serikat, dan Kanada, serta memasok baterai dari Northvolt Ett di Skellefteå dan Northvolt Labs di Västerås, Swedia.
Opini GN⁺
- Baterai sodium-ion yang dikembangkan Northvolt tampaknya akan memainkan peran penting dalam memperluas sistem penyimpanan energi berkelanjutan secara global.
- Teknologi ini menawarkan alternatif yang lebih aman, hemat biaya, dan ramah lingkungan dibanding baterai konvensional, serta sangat cocok untuk solusi penyimpanan energi di pasar berkembang berkat keamanannya pada suhu tinggi dan biayanya yang rendah.
- Artikel ini memberikan informasi menarik tentang perkembangan teknologi energi baru dan bagaimana teknologi tersebut dapat berkontribusi pada target keberlanjutan global.
1 komentar
Komentar Hacker News
Sebuah perusahaan Prancis mulai menjual perkakas listrik berbaterai natrium-ion di toko perangkat keras besar musim panas ini.
Daya tarik baterai natrium-ion adalah dibuat dari bahan yang umum, serta lebih stabil dan aman dibanding lithium.
Ada tabel perbandingan baterai natrium-ion di Wikipedia, tetapi akurasi dan kebaruannya tidak jelas.
Rasa lelah melihat pengenalan penemuan baterai baru setiap minggu.
Apa keunggulan baterai natrium?
Pertanyaan apakah baterai natrium-ion juga memiliki pembatasan pengisian 20%-80% seperti baterai lithium-ion.
China diperkirakan akan memproduksi banyak baterai natrium-ion mulai tahun ini.
Sel bahan bakar logam natrium bisa mencapai 3.5kWh, tetapi pengembangan saat ini masih di bawah itu.
Inovasi baterai di Eropa memberi harapan.
Peringatan agar tidak hanya fokus pada satu parameter saat mengumumkan teknologi baterai.
Banyak menggunakan kata sifat. Dikatakan efisiensi biaya dan lainnya lebih baik, tetapi tidak menyebut angka spesifik atau pembandingnya.