Kondisi saat ini dan prospek masa depan kerja dari rumah
- Setelah proporsi kerja dari rumah melonjak tajam pada awal pandemi COVID-19, angkanya menunjukkan tren menurun hingga 2022, tetapi stagnan pada 2023.
- Nick Bloom, profesor ekonomi di Universitas Stanford, berpendapat bahwa kerja dari rumah telah menjadi fenomena permanen di pasar tenaga kerja Amerika Serikat.
- Proporsi kerja dari rumah meningkat dari 7% sebelum pandemi menjadi sekitar 28% saat ini, dan diperkirakan akan terus naik setelah 2025 seiring tren teknologi dan demografi.
Popularitas kerja dari rumah yang terus bertahan
- Kerja dari rumah pada awalnya melonjak karena kebijakan lockdown akibat COVID-19, tetapi banyak pekerja kemudian menjadi menyukai cara kerja ini.
- Ada manfaat seperti jam kerja yang fleksibel, penghematan waktu perjalanan pulang-pergi, dan berkurangnya waktu persiapan. Pasar tenaga kerja yang panas juga memberi pekerja daya tawar untuk mencari pekerjaan baru yang menawarkan kondisi kerja dan upah yang lebih baik.
- Kerja dari rumah tidak hanya menguntungkan pekerja, tetapi juga terbukti bermanfaat bagi perusahaan, seperti pengurangan biaya properti, penghematan biaya upah dan perekrutan, peningkatan retensi pekerja, serta perluasan pool talenta.
Keragaman kebijakan kerja dari rumah
- Sebagian besar kerja dari rumah dijalankan dengan model 'hybrid', yakni sebagian waktu bekerja dari rumah dan sisanya dari kantor.
- Sekitar 11% lowongan kerja online diiklankan sebagai sepenuhnya remote atau hybrid, dan terdapat perbedaan yang cukup besar dalam kebijakan kerja dari rumah antarperusahaan.
- Aturan mengenai hari-hari ketika karyawan harus masuk kantor juga beragam, dan banyak perusahaan masih terus bereksperimen dengan kebijakan kerja dari rumah.
Prospek peningkatan kerja dari rumah di masa depan
- Kecil kemungkinan proporsi kerja dari rumah akan turun kembali ke tingkat sebelum pandemi, dan bahkan jika terjadi resesi di Amerika Serikat, penurunannya tidak diperkirakan besar karena efek penghematan biaya bagi perusahaan.
- Dalam jangka panjang, perkembangan teknologi dan sikap positif para pengusaha muda serta CEO terhadap kerja dari rumah diperkirakan akan mendorong kenaikan proporsi kerja dari rumah setelah 2025.
Opini GN⁺
Poin terpenting dari artikel ini adalah bahwa kerja dari rumah telah menjadi fenomena permanen di pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Ini menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi dan perubahan preferensi pekerja terhadap lingkungan kerja mengubah struktur pasar tenaga kerja. Secara khusus, menarik bahwa kerja dari rumah telah mengakar sebagai model yang menguntungkan baik bagi pekerja maupun perusahaan, dan karena itu diperkirakan akan terus berlanjut. Perubahan ini memberikan wawasan tentang lingkungan kerja dan gaya hidup masa depan, sehingga bisa menjadi topik yang menarik bagi banyak orang.
2 komentar
Bentuk kerja yang disebut job juggling tampaknya sedang menjadi topik hangat di Amerika Serikat belakangan ini.
https://www.asiae.co.kr/article/2023120116115957620
Opini Hacker News
Pengalaman manajer tim hibrida
Perdebatan ekonomi tentang kerja jarak jauh (RTO/WFH)
Perbedaan opini antar platform media
Rasio kerja jarak jauh dan kerja di kantor
Kerja jarak jauh dan perubahan produktivitas
Efisiensi kerja jarak jauh
Situasi terkini kebijakan RTO
Niat tersembunyi di balik kebijakan RTO
Pengambilan keputusan perusahaan dan data