Sejarah industri baja Amerika
- Minggu lalu, perusahaan baja Amerika US Steel mengumumkan bahwa mereka akan diakuisisi oleh Nippon Steel dari Jepang.
- US Steel pernah menjadi perusahaan terbesar dan terpenting di Amerika, dan juga demikian di tingkat dunia.
- Sebelum pengumuman akuisisi, kapitalisasi pasar US Steel sekitar $8 miliar, skala yang bahkan tidak cukup untuk masuk Fortune 500.
Asal-usul dan tahun-tahun awal US Steel
- Pada awal abad ke-20, industri baja Amerika melampaui Inggris dan menjadi industri terbesar serta paling efisien di dunia.
- Produksi baja adalah industri yang dapat menikmati manfaat skala ekonomi, di mana fasilitas berskala besar memungkinkan produksi baja yang lebih murah.
- Pada akhir abad ke-19, hampir setengah dari kapasitas produksi baja Amerika tidak digunakan setiap tahunnya.
- Seiring meningkatnya keinginan untuk konsolidasi industri, di bawah kepemimpinan JP Morgan, beberapa perusahaan seperti Carnegie Steel dan Federal Steel digabungkan untuk melahirkan US Steel.
- US Steel menjadi perusahaan pertama di dunia yang bernilai lebih dari $1 miliar, dan memproduksi lebih dari 60% baja Amerika.
Era pascaperang US Steel
- Setelah Perang Dunia II berakhir, industri baja Amerika berada pada posisi yang tak tertandingi.
- Selama perang, produksi baja Amerika meningkat lebih dari sepertiga, sementara industri baja negara lain hampir hancur.
- US Steel masih mendominasi industri, dan pada pertengahan 1950-an menyumbang sekitar 30% produksi baja Amerika.
- Namun, perusahaan-perusahaan baja Amerika menjadi terlena, mengabaikan kemajuan teknologi dan puas hanya dengan menaikkan harga.
Krisis baja dan kebangkitan minimill
- Produksi baja Amerika terus meningkat, tetapi setelah 1973 permintaan stagnan atau menurun.
- Industri baja Amerika meminta perlindungan dari persaingan asing, sementara jenis fasilitas produksi baja baru yang disebut minimill mulai bermunculan.
- Minimill memproduksi baja dengan mendaur ulang scrap baja di tungku busur listrik.
- US Steel menghadapi krisis ketika pangsa pasarnya menurun dan efisiensinya melemah.
- US Steel memangkas ribuan pekerjaan dan menutup banyak pabrik, sehingga sangat meningkatkan produktivitas.
Kesimpulan
- US Steel didirikan sebagai respons yang konservatif, dan budaya itu mendominasi tahun-tahun awal perusahaan.
- US Steel menggunakan ukurannya untuk menindas perusahaan baja lain dan memeras uang dari konsumen.
- Skala perusahaan yang besar membuatnya sulit dikelola, dan membuatnya tertinggal dalam perkembangan besar teknologi pembuatan baja.
- US Steel saat ini jauh dari raksasa industri abad ke-20, tetapi tetap menjadi pengikut alih-alih pemimpin dalam pengembangan teknologi dan kemajuan industri.
Pendapat GN⁺
- Sejarah US Steel adalah contoh klasik perusahaan besar yang gagal mengikuti perubahan industri dan inovasi.
- Menurunnya pangsa pasar dan pengaruhnya di dalam industri akibat tertinggal dalam kemajuan teknologi menegaskan pentingnya inovasi.
- Artikel ini adalah contoh menarik yang menunjukkan bahwa inovasi dan adaptasi berkelanjutan sangat penting bukan hanya di industri baja, tetapi di semua industri.
1 komentar
Komentar Hacker News