Sejarah Singkat Upaya Amerika Serikat Memasang Backdoor pada Data Terenkripsi (2016)
(atlasobscura.com)Sejarah singkat upaya penambahan backdoor pada data terenkripsi di Amerika Serikat
- Pemerintah AS baru-baru ini mengalami perkembangan dramatis dalam pertarungan panjang mengenai perlindungan data teknologi konsumen dan hak akses informasi oleh pemerintah.
- Sepanjang 2015, politisi dan lembaga penegak hukum AS secara terbuka melobi agar 'backdoor' kriptografis disisipkan ke dalam perangkat lunak dan perangkat keras, sehingga aparat penegak hukum dapat melewati autentikasi dan diam-diam mengakses data tersangka.
- Para pakar keamanan siber sepakat bahwa backdoor semacam ini dapat secara mendasar melemahkan enkripsi dan berpotensi disalahgunakan oleh para penjahat.
Perkembangan penting enkripsi dan sejarah backdoor
- Mesin Enigma, yang digunakan untuk mengenkripsi komunikasi Nazi selama Perang Dunia II, merupakan perkembangan penting dalam kriptografi.
- Pernah beredar rumor bahwa mesin Enigma dipasangi backdoor, tetapi menurut investigasi BBC, tidak ada backdoor; namun Crypto AG memiliki 'gentlemen's agreement' untuk memberikan badan intelijen AS dan Inggris spesifikasi teknis mesin tersebut serta informasi tentang negara-negara pembelinya.
- Pada 1993, NSA mendorong penggunaan 'Clipper Chip', tetapi setelah peneliti Matt Blaze menemukan kerentanannya pada 1994, teknologi itu tidak lagi digunakan pada 1996.
Upaya backdoor terbaru dan respons pemerintah
- NSA terungkap telah menyisipkan backdoor ke algoritma Dual_EC_DRBG, yang diumumkan sebagai standar resmi generator angka acak pada 2007.
- Pemerintah Belanda memutuskan menolak penggunaan backdoor dan mendukung standar enkripsi terbuka, dan Prancis juga menolak kewajiban backdoor sebagai respons atas serangan teror Paris.
- Sementara kasus Apple versus FBI berjalan melalui pengadilan, upaya rahasia NSA untuk melumpuhkan enkripsi diperkirakan akan terus berlanjut.
Pendapat GN⁺
- Artikel ini meninjau sejarah upaya pemerintah AS untuk memasang backdoor pada data terenkripsi, dan menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung antara privasi individu dan keamanan nasional.
- Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana para pakar keamanan siber dan industri teknologi menentang backdoor semacam itu, serta apakah backdoor tersebut benar-benar dapat melemahkan enkripsi.
- Artikel ini mengisyaratkan bahwa kasus hukum besar seperti Apple versus FBI akan terus memainkan peran penting dalam perdebatan tentang privasi individu dan keamanan data di masa depan.
1 komentar
Komentar Hacker News
Penyebutan tentang aturan ITAR:
Informasi baru tentang Crypto AG:
Latar belakang artikel tahun 2016:
Rasa ingin tahu tentang asal-usul algoritma SHA:
Kerentanan keamanan pada Intel ME dan AMD:
Algoritma enkripsi speck dan simon yang ingin dimasukkan NSA ke kernel Linux:
Kebijakan ekspor algoritma enkripsi Amerika Serikat:
Kecurigaan terhadap enkripsi kurva eliptik oleh NSA:
Kebingungan antara Enigma/Crypto AG dan wafatnya David Kahn: