Apple membalikkan sikap soal perubahan PWA di Eropa
- Apple memulihkan kondisi ke sebelum iOS 17.3 sebagai tanggapan atas keluhan mengenai matinya Progressive Web App (PWA) yang sedang terjadi di Uni Eropa (UE).
- Setelah rilis versi beta iOS 17.4, pengguna di UE menemukan masalah PWA yang tidak berfungsi dengan semestinya.
- Apple membalikkan posisinya menyusul banyaknya permintaan dari konsumen, dan merevisi halaman tentang perubahan aplikasi digital market.
Isi halaman baru Apple
- Apple awalnya berencana menghapus fitur web app layar utama di UE demi mematuhi DMA, tetapi karena masalah keamanan dan privasi, perusahaan perlu membangun arsitektur integrasi baru.
- Namun, setelah menerima permintaan dukungan untuk web app layar utama, Apple memutuskan untuk terus menyediakan fungsi web app layar utama yang sudah ada.
- Pengembang dan pengguna dapat berharap bahwa fungsi web app layar utama yang ada akan dipulihkan bersama peluncuran iOS 17.4.
Dampak Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa
- Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa harus mulai diberlakukan paling lambat 8 Maret, dan Apple diperkirakan akan merilis iOS 17.4 pada 5 Maret.
Rencana DMA Apple dan keluhan terhadapnya
- Apple mengumumkan perubahan untuk mematuhi DMA mulai Maret 2024.
- Untuk semua pengguna, Apple akan melakukan notarization pada semua aplikasi iOS, terlepas dari tempat aplikasi tersebut dijual.
- Pengembang dapat menawarkan marketplace aplikasi mereka sendiri di UE, tetapi harus melalui persetujuan Apple dan proses peninjauan manual.
- Toko semacam ini harus menangani refund mereka sendiri, tetapi dapat menggunakan pemroses pembayaran pihak ketiga alternatif.
- Apple mengubah struktur biayanya dengan menurunkan biaya standar dari 30% menjadi 17%, dan untuk aplikasi yang tetap berada di App Store, penggunaan layanan pemrosesan pembayaran Apple dikenai biaya 3%.
- Semua aplikasi yang dijual di luar App Store akan dikenai Core Technology Fee sebesar 0,50 euro per first annual app install, dengan pembebasan untuk satu juta instalasi pertama.
- Ada juga tuntutan agar iOS mendukung berbagai browser engine di luar WebKit, yang berarti Apple harus sepenuhnya mendukung Firefox milik Mozilla di UE.
- Pada saat yang sama Apple juga menonaktifkan PWA, yang diduga karena perusahaan menganggap fitur itu harus didukung di semua browser yang tidak menggunakan WebKit.
- Apple mengambil langkah ini setelah otoritas Komisi Eropa mengancam akan menyelidiki masalah tersebut.
Opini GN⁺
- Keputusan Apple kali ini menunjukkan bahwa suara pengguna dapat memengaruhi keputusan teknis perusahaan.
- PWA adalah teknologi yang meruntuhkan batas antara web dan aplikasi native, dengan potensi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menurunkan biaya pengembangan.
- Insiden ini menunjukkan bahwa regulasi hukum dapat secara langsung memengaruhi cara perusahaan teknologi beroperasi.
- Ketergantungan Apple pada WebKit dapat membatasi inovasi browser engine lain, yang dapat berarti berkurangnya keberagaman dan pilihan bagi pengembang maupun pengguna akhir.
- Secara teknis, mendukung PWA penting untuk mematuhi standar web, meningkatkan kompatibilitas lintas platform, dan memberikan pengalaman web yang lebih baik kepada pengguna.
1 komentar
Komentar Hacker News