Tim Swaney dari Epic Games, Menyatakan Penurunan Fitur Web App iPhone di UE Karena Alasan Pembatasan Persaingan
(techcrunch.com)CEO Epic Games Menyatakan Penurunan Fitur Web App iPhone di UE Karena Alasan Pembatasan Persaingan
- Setelah Apple mengonfirmasi bahwa perusahaan menurunkan fitur web app untuk pelanggan UE dengan alasan mematuhi Digital Markets Act (DMA), CEO Epic Games Tim Sweeney menyarankan bahwa ada alasan lain di balik keputusan Apple.
- Sweeney sebelumnya menggugat Apple terkait kekhawatiran antitrust karena biaya App Store, dan mungkin memiliki sudut pandang yang berat sebelah, tetapi ia mempertanyakan apakah niat Apple sebenarnya bukan untuk melindungi pengguna dari risiko keamanan, melainkan untuk menekan ancaman potensial terhadap bisnisnya.
Penjelasan Penghentian Dukungan Web App oleh Apple
- Apple menyatakan bahwa untuk memenuhi ketentuan DMA, halaman web yang diakses dari layar beranda iOS harus mendukung mesin web selain WebKit, sehingga web app layar beranda tidak lagi dapat menggunakan arsitektur keamanan WebKit yang sebelumnya mereka andalkan.
- Apple memutuskan untuk menurunkan pengalaman web app bagi pengguna UE demi melindungi mereka dari aplikasi web jahat yang dapat membaca data aplikasi lain atau mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi pengguna tanpa persetujuan.
- Kini web app hanya berfungsi sebagai bookmark situs web, tanpa local storage, badge, dan jendela khusus.
Apple Mengakui Solusi Teknis yang Mungkin
- Apple mengakui terdapat solusi teknis atas persoalan keamanan web app, namun memutuskan untuk tidak menerapkannya dengan mempertimbangkan tuntutan DMA yang lain dan tingkat adopsi web app di layar beranda yang sangat rendah.
- Apple berargumen bahwa meski memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi DMA, membangun "arsitektur terintegrasi yang sama sekali baru" tidaklah praktis.
Prospek Pasar PWA Apple
- Apple telah berusaha membuat PWA (Progressive Web Apps) menjadi lebih bermanfaat, dan pasar PWA diperkirakan mencapai US$104,4 miliar pada 2027.
- Mesin browser alternatif dapat membuat PWA menjadi lebih fungsional, yang berpotensi mengancam bisnis App Store.
- Apple diminta memberi komentar atas keputusan PWA, tetapi hanya menanggapi dengan menampilkan penjelasan di situs DMA.
Pendapat GN⁺:
- Artikel ini membahas klaim bahwa Apple secara sengaja menurunkan fitur web app iPhone di UE dengan alasan kepatuhan DMA, yang dapat dibaca sebagai bagian dari sengketa antitrust yang lebih luas terkait posisi dominan App Store.
- Keputusan Apple untuk tidak menerapkan solusi teknis meski tersedia dapat ditafsirkan sebagai langkah melindungi kepentingan bisnisnya, yang bisa berdampak besar pada konsumen dan pengembang.
- Analisis potensi pertumbuhan pasar PWA serta dampak keputusan Apple terhadapnya memberi wawasan menarik tentang masa depan industri teknologi dan layanan berbasis web.
1 komentar
Pendapat Hacker News
Klaim bahwa Apple selama bertahun-tahun menahan berkembangnya aplikasi web di iOS
Tumpang tindih yang nyaman antara fitur keamanan Apple dan tindakan antipersaingan
Pertanyaan tentang apakah tindakan Apple akan memicu reaksi terhadap regulasi UE
Komentar tentang fakta bahwa web app kini hanya berfungsi sebagai bookmark situs web tanpa local storage, badge, notifikasi, dan fitur jendela khusus
Harapan agar orang-orang yang mengeluh soal Apple mogok dan berhenti mengembangkan di hardware Apple
Andaikan Apple membiarkan PWA apa adanya, yakni dalam status di-hardcode di Safari, kemungkinan Mozilla (dan mungkin MS) akan menggugat Apple atau mengajukan keluhan ke UE karena pelanggaran DMA
Pertanyaan dari seseorang di UE tentang cara menambahkan dashboard kecil untuk home server yang bisa dilihat full-screen di iPhone ke layar beranda
Argumen bahwa karena Apple diwajibkan DMA untuk mengizinkan mesin browser alternatif, mereka merusak pengalaman web app di iOS agar pengguna tidak berisiko
Keluhan bahwa diskusi ini selalu dilarikan menjadi debat di tempat yang tidak seharusnya berdebat karena orang yang bicara bukan orang yang “berhak melempar batu"
Apple berhak melakukan apa pun yang diinginkannya di platformnya, dan Tim Sweeney akan dikenang sebagai orang yang mengeluh terhadap segala sesuatu yang dilakukan Apple