Teknologi konstruksi jembatan jalan tol: Teknologi untuk merakit dan memasang jembatan dengan memanfaatkan jalur keluar-masuk jalan tol pada malam hari. Pada malam pertama, kedua ramp dirakit dan dihubungkan untuk membuat jembatan pendek, lalu pada malam kedua ramp tersebut didorong untuk memperpanjang bagian tengah dan dipindahkan ke posisi akhir. Panjang totalnya 236 m dan ruang kerja di bawah jembatan 100 m. Jembatan dapat sedikit melengkung dan radius putarnya 2 km.
Cara mempersingkat waktu konstruksi:
Seperti di Jepang, mengerahkan tenaga kerja 10 kali lebih banyak agar selesai dalam semalam.
Terlihat para pekerja masih bekerja dengan sekop, tidak banyak berubah dari abad ke-19 hingga sekarang.
Contoh proyek yang meminimalkan gangguan terhadap kehidupan warga:
Contoh di Jepang yang menyelesaikan pekerjaan konstruksi subway hanya dalam 3 jam.
Proyek jembatan dekat Boston, AS, ditutup sejak April tahun lalu dan baru dijadwalkan dibuka kembali pada Oktober 2024.
Masalah jalan memutar:
Ada kasus jalan macet total karena tanjakannya terlalu curam sehingga truk trailer panjang tersangkut.
Batas kecepatan di jalan memutar 60 km/jam sehingga memicu kemacetan. Belakangan ini, jalan tol ditutup pada malam hari untuk pekerjaan konstruksi.
Standar pemeliharaan jalan di Inggris: Meminimalkan kemacetan jalan dengan tidak melakukan pelapisan ulang selama puluhan tahun.
Lokasi proyek yang rapi, kontras dengan lokasi konstruksi di timur laut AS: Material biasanya berserakan di mana-mana, batas area proyek kasar, serta peralatan dan pakaian kerja kotor.
Waktu pemasangan jembatan sementara: Tampaknya mustahil tanpa penutupan lalu lintas total. Dari sudut pandang network engineer, ini mirip dengan mengatakan, "saat memindahkan server, cukup cabut lalu pasang lagi kabel jaringan."
Kurangnya motivasi pemerintah daerah dalam mengawasi proyek jalan: Tidak peduli apakah keterlambatan proyek menyebabkan kemacetan atau tidak, dan perbaikan yang buruk membuat proyek berulang tiap beberapa tahun, yang menguntungkan kontraktor.
1 komentar
Komentar Hacker News
Berikut adalah ringkasan komentar Hacker News:
Teknologi konstruksi jembatan jalan tol: Teknologi untuk merakit dan memasang jembatan dengan memanfaatkan jalur keluar-masuk jalan tol pada malam hari. Pada malam pertama, kedua ramp dirakit dan dihubungkan untuk membuat jembatan pendek, lalu pada malam kedua ramp tersebut didorong untuk memperpanjang bagian tengah dan dipindahkan ke posisi akhir. Panjang totalnya 236 m dan ruang kerja di bawah jembatan 100 m. Jembatan dapat sedikit melengkung dan radius putarnya 2 km.
Cara mempersingkat waktu konstruksi:
Contoh proyek yang meminimalkan gangguan terhadap kehidupan warga:
Masalah jalan memutar:
Standar pemeliharaan jalan di Inggris: Meminimalkan kemacetan jalan dengan tidak melakukan pelapisan ulang selama puluhan tahun.
Lokasi proyek yang rapi, kontras dengan lokasi konstruksi di timur laut AS: Material biasanya berserakan di mana-mana, batas area proyek kasar, serta peralatan dan pakaian kerja kotor.
Waktu pemasangan jembatan sementara: Tampaknya mustahil tanpa penutupan lalu lintas total. Dari sudut pandang network engineer, ini mirip dengan mengatakan, "saat memindahkan server, cukup cabut lalu pasang lagi kabel jaringan."
Kurangnya motivasi pemerintah daerah dalam mengawasi proyek jalan: Tidak peduli apakah keterlambatan proyek menyebabkan kemacetan atau tidak, dan perbaikan yang buruk membuat proyek berulang tiap beberapa tahun, yang menguntungkan kontraktor.