Ditemukan cabang kuno Sungai Nil: jalur air yang digunakan untuk pembangunan piramida
Ditemukan cabang lama Sungai Nil yang mengalir di samping piramida
- Hasil survei geologi menemukan jejak jalur air utama yang kemungkinan digunakan para arsitek Mesir kuno untuk mengangkut material.
- Piramida Merah, piramida terbesar di nekropolis Dahshur, dibangun lebih dari 4.500 tahun lalu.
- Di bawah tanah dekat kompleks piramida Giza di Mesir terdapat jejak cabang kuno Sungai Nil.
- Piramida-piramida utama di wilayah ini kini berjarak puluhan kilometer dari Sungai Nil, tetapi pada masa kuno kemungkinan Sungai Nil berada lebih dekat.
- Citra satelit dan data geologi menegaskan bahwa cabang Sungai Nil mengalir dekat situs-situs utama di wilayah ini ribuan tahun lalu.
Jalur air yang berpindah-pindah
- Selama ribuan tahun, Sungai Nil dan dataran banjirnya telah menyediakan pangan, lahan pertanian, dan air bagi penduduk Mesir.
- Sungai Nil sangat dinamis, sehingga pada masa lalu penduduk harus berpindah mengikuti perubahan aliran sungai.
- Dalam beberapa ratus tahun terakhir, Sungai Nil kemungkinan telah bergeser beberapa kilometer ke arah timur.
- Situs arkeologi penting Mesir kuno mungkin memiliki hubungan yang berbeda dengan Sungai Nil pada saat dibangun dibandingkan dengan kondisinya sekarang.
- Untuk mencari jejak jalur air kuno, tim peneliti menemukan saluran sungai kering beberapa kilometer di sebelah barat Sungai Nil.
- Saluran ini mengalir sepanjang sekitar 60 kilometer melintasi wilayah pertanian dan memiliki kedalaman serta lebar yang mirip dengan Sungai Nil modern.
Situs di tepi sungai
- Tim peneliti mengumpulkan sampel inti sedimen dari saluran tersebut untuk menyelidiki apakah saluran itu kemungkinan merupakan bagian dari dasar sungai kuno.
- Dengan menggabungkan data sampel dan citra satelit, mereka memetakan lokasi cabang sungai itu.
- Cabang ini pernah mengalir di samping lebih dari 30 piramida dari Kerajaan Lama dan Kerajaan Pertengahan yang dibangun antara 2686 SM dan 1649 SM.
- Penemuan ini menunjukkan bahwa orang Mesir kuno menggunakan perahu untuk mengangkut material pembangunan piramida.
Opini GN⁺
- Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang teknik konstruksi dan logistik Mesir kuno.
- Mengetahui lokasi jalur air kuno dapat membantu para arkeolog menemukan lebih banyak permukiman Mesir kuno.
- Penelitian ini menunjukkan cara peradaban kuno memanfaatkan sumber daya secara praktis dan efisien.
- Artikel ini memperlihatkan bagaimana penelitian gabungan arkeologi dan geologi dapat memecahkan misteri sejarah.
- Studi serupa antara lain penemuan piramida dan kanal kuno di Amazon menggunakan laser.
1 komentar
Komentar Hacker News
Ringkasan kumpulan komentar Hacker News
Masuk akal jika piramida berada dekat sungai
Jika ada sungai, pengangkutan material menjadi jauh lebih mudah, jadi itu masuk akal. Namun, menarik juga mengapa sebelumnya tidak ada yang menyoroti hal ini.
Besarnya beban kerja pembangunan piramida
Menekankan bahwa pembangunan piramida merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa besar.
Artikel yang lebih ringan dan mudah diakses
Menemukan artikel yang lebih ringan dan mudah diakses, lengkap dengan foto orang-orang yang terkait.
Tautan artikel National Geographic
Sungai-sungai yang hilang dalam sejarah
Bahkan sekarang kita bisa melihat sungai menghilang secara langsung, jadi muncul pertanyaan berapa banyak sungai dan anak sungai yang telah lenyap dalam sejarah.
Kemungkinan anak sungai buatan
Bisa jadi itu adalah anak sungai buatan yang dibuat untuk mengangkut material bangunan, dan mungkin juga ada bendungan buatan untuk mengatur ketinggian air.
Apakah ada struktur di lokasi pelabuhan
Muncul pertanyaan apakah di lokasi pelabuhan yang diusulkan benar-benar ada kuil pelabuhan, atau hanya kuil biasa, dan apakah masih ada struktur yang tersisa. Juga muncul pertanyaan seberapa jauh sungai berpindah di dalam dataran banjir.
Teori membangun piramida dengan air
Mendukung teori pembangunan piramida dengan memanfaatkan air.
Tautan video YouTube
Teori natron
Belakangan ini sedang meneliti teori natron. Alih-alih memahat dan memindahkan balok granit besar, digunakan metode pembentukan batu secara kimia.
Terpesona oleh sejarah Mesir sejak kecil
Sudah terpesona oleh sejarah Mesir sejak masa kecil.
Artikel Nature News yang lebih ringan
Ada juga artikel Nature News terkait yang lebih ringan.
Tautan artikel Nature