Keluhan pencinta musik: Sebagai orang yang mencintai musik, Live Nation merusak konser. Mereka memonopoli venue dan bahkan melakukan calo tiket dari dalam. Pearl Jam sudah benar sejak puluhan tahun lalu.
Peran FTC dan DoJ: Akhir-akhir ini FTC dan DoJ bekerja dengan baik, tetapi masih banyak hakim yang tampaknya berpikir perusahaan tetap bisa berbuat sesuka hati.
Masalah monopoli: Jika Live Nation-Ticketmaster bukan monopoli, maka konsep monopoli itu sendiri tidak ada artinya.
Perbandingan harga tiket AS dan Eropa: Baru-baru ini ada perbandingan harga tiket konser band di AS dan Eropa, dan harga tiket di AS sangat mahal. Di AS, karena berbagai biaya tambahan, harga tiket sekitar $54, sedangkan di Eropa hanya 8 euro.
Berhenti membeli tiket: Jika situasinya tidak membaik, ada rencana untuk tidak menghadiri pertunjukan yang memakai TicketMaster/Live Nation. Sepertiga harga tiket habis untuk biaya tambahan, jadi tidak sepadan.
Tingginya minat publik: Video Adam Conover yang menjelaskan latar belakang Live Nation-Ticketmaster mencatat 1,6 juta penayangan dan lebih dari 8.000 komentar.
Penjualan tiket seperti kamar hotel atau kursi pesawat: Ada pertanyaan mengapa tiket konser tidak dijual secara adil di berbagai marketplace online seperti kamar hotel atau kursi pesawat.
Kabar baik bagi artis indie dan venue: Perubahan ini akan sangat membantu artis indie dan venue. Semoga venue lokal lama di AS bisa berkembang lewat opsi yang lebih terjangkau.
T-Mobile dan Sprint juga perlu diselidiki: T-Mobile mengumumkan kenaikan tarif, dan ini merupakan akibat langsung dari merger. Mereka juga perlu diselidiki.
Jangan beri uang ke Ticketmaster: Ini kabar baik, tetapi jangan memberi uang ke Ticketmaster. Memberi mereka uang hanya akan membuat mereka terus menjalankan praktik buruknya.
Perilaku yang bertentangan: Mengatakan, "Ticketmaster benar-benar perusahaan yang mengerikan!" sambil terus membeli tiket konser dari mereka.
1 komentar
Opini Hacker News
Ringkasan komentar Hacker News
Keluhan pencinta musik: Sebagai orang yang mencintai musik, Live Nation merusak konser. Mereka memonopoli venue dan bahkan melakukan calo tiket dari dalam. Pearl Jam sudah benar sejak puluhan tahun lalu.
Peran FTC dan DoJ: Akhir-akhir ini FTC dan DoJ bekerja dengan baik, tetapi masih banyak hakim yang tampaknya berpikir perusahaan tetap bisa berbuat sesuka hati.
Masalah monopoli: Jika Live Nation-Ticketmaster bukan monopoli, maka konsep monopoli itu sendiri tidak ada artinya.
Perbandingan harga tiket AS dan Eropa: Baru-baru ini ada perbandingan harga tiket konser band di AS dan Eropa, dan harga tiket di AS sangat mahal. Di AS, karena berbagai biaya tambahan, harga tiket sekitar $54, sedangkan di Eropa hanya 8 euro.
Berhenti membeli tiket: Jika situasinya tidak membaik, ada rencana untuk tidak menghadiri pertunjukan yang memakai TicketMaster/Live Nation. Sepertiga harga tiket habis untuk biaya tambahan, jadi tidak sepadan.
Tingginya minat publik: Video Adam Conover yang menjelaskan latar belakang Live Nation-Ticketmaster mencatat 1,6 juta penayangan dan lebih dari 8.000 komentar.
Penjualan tiket seperti kamar hotel atau kursi pesawat: Ada pertanyaan mengapa tiket konser tidak dijual secara adil di berbagai marketplace online seperti kamar hotel atau kursi pesawat.
Kabar baik bagi artis indie dan venue: Perubahan ini akan sangat membantu artis indie dan venue. Semoga venue lokal lama di AS bisa berkembang lewat opsi yang lebih terjangkau.
T-Mobile dan Sprint juga perlu diselidiki: T-Mobile mengumumkan kenaikan tarif, dan ini merupakan akibat langsung dari merger. Mereka juga perlu diselidiki.
Jangan beri uang ke Ticketmaster: Ini kabar baik, tetapi jangan memberi uang ke Ticketmaster. Memberi mereka uang hanya akan membuat mereka terus menjalankan praktik buruknya.
Perilaku yang bertentangan: Mengatakan, "Ticketmaster benar-benar perusahaan yang mengerikan!" sambil terus membeli tiket konser dari mereka.