Raspberry Pi 5 kalah dari PC tini-mini-micro
(louwrentius.com)Raspberry Pi 5 tidak bisa dibandingkan dengan mini PC kecil
Perbandingan Raspberry Pi dan mini PC
- Raspberry Pi 5 mengalami peningkatan performa dibanding model sebelumnya, tetapi masih dibatasi oleh performa kartu SD.
- Selama pandemi, kelangkaan pasokan Raspberry Pi membuat orang mulai mencari alternatif.
- Mini PC berukuran 1 liter buatan Dell, Lenovo, dan HP muncul sebagai alternatif.
Perbandingan hardware
-
HP Elitedesk Mini G3 800
- CPU: Intel i5-6500 (65W)
- RAM: 16GB (hingga 32GB)
- Penyimpanan: 250GB SSD
- Jaringan: 1Gb (Intel)
- Harga: €160
- Daya siaga: 4W
-
HP Elitedesk Mini G4 705
- CPU: AMD Ryzen 3 PRO 2200GE (35W)
- RAM: 16GB (hingga 32GB)
- Penyimpanan: 250GB NVME
- Jaringan: 1Gb (Realtek)
- Harga: €115
- Daya siaga: 10W
Perbandingan performa
- CPU Intel i5-6500 memiliki performa single-core 13% lebih cepat daripada AMD Ryzen 3 PRO.
- Kedua mini PC tersebut 42% - 62% lebih cepat daripada Raspberry Pi 5 dalam performa single-core.
Performa penyimpanan
- Raspberry Pi 5 pada dasarnya tidak mendukung NVME SSD.
- Mini PC mendukung SATA SSD dan NVME SSD, sehingga memberikan performa IO yang lebih baik.
Tingkat kebisingan
- Kedua sistem hampir tidak terdengar saat idle.
- Sistem AMD lebih berisik saat beban penuh.
Konsumsi daya siaga
-
Elitedesk 800 (Intel)
- Setelah memasang Debian 12, konsumsi daya saat idle bisa diturunkan hingga 3.5W.
- Penghematan daya tambahan dimungkinkan dengan perintah
powertop --auto-tune.
-
Elitedesk 705 (AMD)
- Setelah memasang Debian 12, konsumsi daya saat idle bisa diturunkan hingga 10-11W.
- Penghematan daya tambahan dimungkinkan dengan perintah
powertop --auto-tunedan melepas monitor.
Kesimpulan
- Mini PC 1 liter bekas lebih cocok untuk berperan sebagai home server dibanding Raspberry Pi 5.
- Performa CPU, dukungan SSD/NVME bawaan, kemungkinan ekspansi RAM hingga 32GB, dan daya saing harga di pasar barang bekas adalah keunggulan utamanya.
Opini GN⁺
- Performa dan ekspandabilitas: Mini PC lebih unggul daripada Raspberry Pi dalam performa dan ekspandabilitas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
- Konsumsi daya: Mini PC menunjukkan konsumsi daya yang mirip dengan Raspberry Pi sambil tetap memberikan performa yang lebih tinggi.
- Penyimpanan: Tidak adanya dukungan NVME SSD pada Raspberry Pi 5 menjadi kelemahan besar dalam performa penyimpanan.
- Nilai untuk harga: Mini PC bekas menawarkan performa yang sangat baik untuk harganya dan cocok untuk home server atau eksperimen.
- Produk alternatif: PC small form factor seperti Intel NUC juga layak dipertimbangkan sebagai alternatif.
1 komentar
Opini Hacker News
Perubahan Raspberry Pi: Raspberry Pi kini digunakan sebagai kit pengembangan untuk produsen, bukan lagi komputer murah untuk pendidikan atau hobi. Karena mendukung mainline Linux dengan baik, para insinyur elektronik bersedia membayar lebih mahal.
Fitur perangkat keras Raspberry Pi: Raspberry Pi mengekspos banyak pin dan fitur perangkat keras, sehingga kembali membangkitkan minat pada elektronika. Perangkat ini dirancang untuk lebih dari sekadar komputer sederhana.
Peralihan ke Micro PC: Seorang pengguna mengganti Retro Pi dengan Micro PC. Ia menyukai fleksibilitas dan komunitas Pi, tetapi untuk penggunaan seperti home theater atau Home Assistant, Micro PC bekas lebih baik.
Kurangnya daya tarik Mini-PC: Ada yang tidak merasakan daya tarik menggunakan Mini-PC. Raspberry Pi mudah diganti catu dayanya dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Mini-PC hampir tidak punya pasar khusus.
Microcontroller dan image Docker: Banyak orang memakai Raspberry Pi karena tidak mengenal microcontroller atau image Docker. Pi berguna saat keduanya sama-sama dibutuhkan, tetapi jika tidak, hal itu justru membuat harganya naik.
Alternatif Thin Client: Thin Client seperti Fujitsu Futro s740 dan Dell Wyse 5070 bisa menjadi alternatif yang baik. Keduanya menawarkan konsumsi daya rendah dan performa tinggi, serta bisa dibeli murah dalam kondisi bekas.
Pilihan berdasarkan kasus penggunaan: Pilihan bergantung pada tujuan penggunaan. Jika menginginkan performa komputasi tinggi dan konektivitas, Mini-PC cocok; jika membutuhkan GPIO, Raspberry Pi lebih sesuai.
Sensitivitas terhadap kebisingan: Untuk apartemen kecil atau jika sensitif terhadap kebisingan, sistem N100 tanpa kipas atau Raspberry Pi layak dipertimbangkan. Sistem Lenovo i5-6500 menawarkan performa-harga yang baik, tetapi bisa menimbulkan suara bising.
Produk baru vs produk bekas: Perbandingan antara produk baru dan bekas itu penting. Raspberry Pi unggul dalam ekosistem, desain tanpa kipas, dan harga murah. ESP32/ESP8266 banyak digunakan untuk hobi.
Peningkatan performa PC lama: Jika berencana memakai PC lama, menonaktifkan mitigasi Spectre dan Meltdown serta menghapus CPU microcode dapat sangat meningkatkan performa. Untuk homelab, mitigasi tersebut tidak diperlukan.