- Apple sedang membahas kemungkinan mengintegrasikan model AI generatif milik Meta ke Apple Intelligence, sistem AI buatannya, melalui kerja sama dengan Meta
- Meta dan perusahaan AI lainnya ingin memanfaatkan jaringan distribusi Apple yang sangat luas. Ini mirip dengan distribusi melalui App Store di iPhone
- Apple telah mengembangkan model AI sendiri, tetapi mencari mitra untuk tugas yang lebih kompleks. Saat mengumumkan Apple Intelligence, Apple memilih ChatGPT dari OpenAI sebagai mitra pertamanya
- Apple juga sedang berdiskusi dengan Google, Meta, Anthropic, dan Perplexity
- Apple berencana memungkinkan pengguna memilih model AI eksternal
- Kerja sama Apple dan Meta menandai aliansi baru di antara perusahaan teknologi
- Dalam pembicaraan dengan Meta, Apple tidak meminta pertukaran uang, dan sebagai gantinya perusahaan AI dapat menjual langganan premium melalui Apple Intelligence
- Kemitraan semacam ini dapat membantu perusahaan AI mendistribusikan produk mereka dalam skala besar
- OpenAI menyediakan versi gratis ChatGPT melalui Apple Intelligence, dan akun premium juga dapat dihubungkan ke perangkat Apple
- Dengan kerja sama bersama Apple, penggunaan ChatGPT diperkirakan akan meningkat dua kali lipat
- Biaya infrastruktur OpenAI tampaknya akan meningkat 30% hingga 40%
- Kerja sama antara Meta dan Apple akan menjadi pencapaian besar bagi divisi AI Meta
- Meta dan Apple pernah mengalami berbagai konflik di masa lalu. Misalnya, perubahan kebijakan privasi Apple menyebabkan Meta merugi US$10 miliar pada 2022
- Strategi Apple
- Apple sedang berdiskusi dengan berbagai perusahaan AI agar tidak terlalu bergantung pada OpenAI
- Apple masih belum memutuskan sejauh mana perusahaan AI eksternal dapat menggunakan platform AI baru Apple
- Menyediakan beberapa opsi AI dilakukan karena pengguna mungkin lebih menyukai model yang berbeda tergantung pada tugasnya
Belum ada komentar.