3 poin oleh GN⁺ 2024-08-06 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Maskapai menggunakan maksimal 4 digit angka untuk nomor penerbangan. Ini berarti mereka hanya dapat memiliki hingga 9.999 penerbangan
  • American Airlines mengoperasikan sekitar 6.700 penerbangan per hari, termasuk layanan regional American Eagle
  • Namun, American Airlines, Delta, dan United mulai kehabisan nomor penerbangan, dan belum menemukan solusi
  • Dalam rapat karyawan American Airlines, muncul pertanyaan tentang kekurangan nomor penerbangan, dan Senior Vice President of Network Planning Brian Znotins menjelaskan masalah ini serta langkah yang mereka ambil.
    • Karena kerja sama dengan mitra codeshare, kini dibutuhkan lebih dari 9.999 nomor penerbangan
    • Sebagai contoh, American Airlines ingin menjual penerbangan dari Doha ke kota-kota di India dan Pakistan
    • Mereka menggunakan cara menetapkan nomor penerbangan yang sama ke beberapa penerbangan dalam satu hari
      • Ini hanya memungkinkan jika pesawat yang sama digunakan dan tidak mungkin berada di udara pada saat yang sama

Masalah teknis

  • Sistem komputer yang digunakan maskapai dibangun di atas sistem yang berusia 60 tahun
  • Sistem tersebut menggunakan kode maskapai dua huruf dan nomor penerbangan empat digit
  • Mirip dengan masalah Y2K, singkatan digunakan untuk menghemat ukuran data
  • Misalnya, tingkat status elite United Airlines ditampilkan sebagai "1K", singkatan yang berarti 100 ribu mil
  • American Airlines memperluas nomor penerbangan mainline dari 1 sampai 2.999 menjadi hingga 3.139
  • Mereka juga menggunakan nomor penerbangan yang menarik. Misalnya, penerbangan 1776 antara Philadelphia dan Boston, penerbangan 1492 ke Columbus, AAA777 ke Las Vegas, dan penerbangan 420 ke Denver
  • CEO AA, saat ditanya tentang batasan ini, mengatakan, "Karena kami punya keinginan untuk terus berkembang, ini akan kami ajukan sebagai proyek di kemudian hari"

Ringkasan GN⁺

  • Artikel ini membahas bagaimana maskapai menangani masalah kekurangan nomor penerbangan.
  • Karena kerja sama seperti codeshare, mereka menghadapi masalah kekurangan nomor penerbangan.
  • Sistem komputer lama dan penggunaan singkatan untuk menghemat data membuat masalah ini semakin rumit.
  • Maskapai lain dengan fungsi serupa juga mengalami masalah ini, dan untuk mengatasinya diperlukan investasi teknis.

1 komentar

 
GN⁺ 2024-08-06
Opini Hacker News
  • Menggunakan nomor penerbangan yang sama beberapa kali dalam sehari dapat menimbulkan masalah
  • Saya pikir usulan untuk mendaur ulang ID itu berisiko
  • Saya pernah bekerja pada sistem yang mendaur ulang GUID, dan itu adalah pendekatan yang sangat keliru
  • Menggunakan 8 grup yang terdiri dari karakter heksadesimal bisa menjadi solusi
  • Solusi termudah adalah menetapkan prefiks yang belum digunakan untuk 3 maskapai
  • Banyak orang berpikir masalah ini bisa diselesaikan dengan sederhana, tetapi kemungkinan besar solusi itu sudah ribuan kali dipertimbangkan dan dibuang
  • Di masa lalu, dalam sistem transaksi, kami meminjam ID pesanan akhir pekan untuk mengatasi masalah kehabisan ID pesanan
  • Saya tidak memahami perlunya nomor penerbangan codeshare, dan saya pikir akan lebih baik menggunakan nomor penerbangan asli
  • Pada 2010, Indian Railways beralih dari skema nomor 4 digit ke 5 digit, dan transisinya berjalan mulus
  • Transisi ISBN juga berjalan mulus dengan cara yang serupa, dan saat memperkenalkan sistem baru, diperlukan rencana agar sistem lama dapat digunakan berdampingan
  • Setelah maskapai bergabung, kode IATA maskapai lama tetap dapat digunakan
  • Ada banyak utang teknis dalam sistem penerbangan, dan perlu dilakukan perombakan menyeluruh pada sistem serta menetapkan tenggat migrasi
  • Memberikan kode dua huruf baru kepada maskapai yang mengalami masalah bisa menjadi solusi