1 poin oleh GN⁺ 2024-08-07 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • X mengumumkan rencana untuk menutup kantor pusatnya di San Francisco dan memindahkan para karyawan ke South Bay
  • CEO X, Linda Yaccarino, memberitahukan hal ini kepada para karyawan melalui email
  • Karyawan engineering akan dipindahkan ke kantor xAI di Palo Alto, sementara karyawan lainnya akan dipindahkan ke kantor Santana Row di San Jose
  • Latar belakang keputusan relokasi
    • Setelah Elon Musk mengakuisisi X pada akhir 2022, ia memerintahkan seluruh karyawan lokal untuk kembali bekerja dari kantor
    • Setelah beberapa gelombang PHK, lebih dari setengah kantor pusat San Francisco kini kosong
    • Baru-baru ini, X mulai menyewakan kembali sebagian ruang kantornya
    • Musk mengumumkan rencana untuk memindahkan X ke Austin, Texas, karena ketidakpuasannya terhadap undang-undang perlindungan transgender di California
  • Insentif pajak San Francisco
    • Pada 2011, San Francisco memperkenalkan kebijakan penangguhan pajak gaji sebesar 1,5% hingga maksimal 6 tahun untuk menarik perusahaan teknologi
    • Twitter termasuk di antara sejumlah perusahaan yang menerima insentif ini
    • Menurut laporan tahun 2014, kebijakan ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis di kawasan tersebut
  • Berakhirnya insentif pajak dan meluasnya kerja jarak jauh
    • Setelah insentif pajak berakhir pada 2019 dan kerja jarak jauh makin meluas, lingkungan bisnis San Francisco berubah secara signifikan
    • Penutupan kantor pusat X dapat dilihat sebagai bagian dari perubahan tersebut

Ringkasan GN⁺

  • Penutupan kantor pusat X di San Francisco menunjukkan dampak perusahaan teknologi terhadap ekonomi kota
  • Kebijakan seperti insentif pajak mungkin efektif dalam jangka pendek, tetapi keberlanjutan jangka panjangnya tidak terjamin
  • Meluasnya kerja jarak jauh memberi dampak besar pada pasar properti komersial di perkotaan
  • Proyek lain dengan fungsi serupa mencakup kampus Google di Mountain View dan kantor pusat Facebook di Menlo Park

1 komentar

 
GN⁺ 2024-08-07
Opini Hacker News
  • Permintaan untuk mematuhi pedoman HN: Semakin kontroversial suatu topik, semakin hati-hati dan substantif komentar yang harus dibuat
  • Pengaruh CEO: Lokasi kantor pusat perusahaan sering kali dekat dengan tempat tinggal CEO
    • Karyawan cenderung pindah ke arah selatan saat mulai berkeluarga
    • Banyak orang lebih menyukai pinggiran kota yang tenang daripada hiruk-pikuk kota
  • Pengalaman di Telegraph Hill: Itu lingkungan yang bagus, tetapi pindah demi keluarga karena kejahatan dan rendahnya prestasi akademik
    • Alam California dan komunitas teknologinya dirindukan
  • Kebijakan masuk kantor Twitter: Keharusan masuk kantor setiap hari dan waktu komuter yang panjang membuatnya tidak efisien
    • Alasan meninggalkan SF adalah uang dan kumpulan talenta
  • Masalah pajak di SF: Pajak gaji tambahan dan pajak atas pendapatan bruto memengaruhi keputusan perusahaan
    • Di beberapa area ada insentif pajak
    • Ada yang penasaran apakah karyawan Twitter benar-benar masuk kantor setiap hari
  • Reaksi terhadap Elon: Ada janji bahwa langkah Twitter masuk ke Mid-Market SF akan membantu kawasan tersebut
    • Pembayaran pajak Twitter berdampak besar pada pendapatan kota
  • Perubahan jangka pendek: Membuat perubahan besar hanya dalam beberapa minggu menimbulkan kebingungan bagi karyawan
  • Sejarah Market Street: Kawasan ini tidak pernah pulih setelah pembangunan BART
    • Sempat membaik ketika kantor pusat Twitter masuk, tetapi kini kembali kesulitan
  • Waktu komuter: Waktu tempuh antara dua lokasi sekitar 45 menit hingga 1 jam
    • Perbedaan antara berkendara 30 menit ke utara dan 30 menit ke selatan
  • Masalah keandalan Twitter: Layanannya makin terlihat tidak andal dan tidak profesional
    • Pendapatan tahun 2023 turun 22%
    • Jumlah pengguna aktif global menurun setelah akuisisi Elon Musk