8 poin oleh xguru 2020-03-02 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Kisah Eugene Yan, yang pernah menjadi VP di Lazada, Amazon-nya Asia Tenggara

  • Memulai dengan mengikuti kuliah online data science di Coursera/EdX

  • Terus belajar Python, Spark, dan lainnya

  • "Menurut saya, setelah iPhone, Kaggle adalah yang terbaik"

  • Menantang diri di Kaggle "Otto Product Classification challenge": masuk top 3%

  • Karena Lazada, yang saat itu masih startup e-commerce tahap awal, juga sedang memikirkan klasifikasi produk, ia diundang untuk sekadar berbincang, lalu setelah datang menerima tawaran kerja keesokan harinya (2015)

  • Setelah bergabung, pekerjaan pertamanya mirip dengan yang ia lakukan di Kaggle, tetapi dengan sedikit perbedaan

  • Menangani ratusan juta produk dan ribuan kategori, dalam bentuk API untuk pengguna internal dan eksternal, di bawah batasan kecepatan, serta dengan retraining dan validasi berkelanjutan
  • Berikutnya, rekomendasi produk lewat email. Awalnya ingin menganalisis data yang ada untuk mengatasi cold start, tetapi kewalahan oleh masalah big data, lalu memilih Spark, melakukan A/B test, dan seterusnya

  • Terus mencoba berbagai cara untuk mempelajari "What" dan "How"

  • Berupaya meningkatkan kemampuan komunikasi, dan menjadi sukarelawan di berbagai proyek untuk berlatih

Tiga poin kunci kesuksesan

  1. "Pembelajaran mandiri yang berkelanjutan"

  2. "Get Shit Done"

  3. "Komunikasi yang baik"

1 komentar