Pewarna makanan biasa ditemukan dapat membuat kulit dan otot sementara menjadi transparan
(theguardian.com)Ilmuwan membuat kulit transparan dengan pewarna makanan biasa
-
Latar belakang penelitian
- Ditemukan bahwa pewarna makanan biasa dapat membuat kulit, otot, dan jaringan ikat menjadi transparan untuk sementara
- Prosedur ini belum diuji pada manusia, tetapi berpotensi digunakan untuk menemukan cedera atau tumor
-
Metode penelitian
- Saat pewarna dioleskan pada perut tikus, hati, usus, dan kandung kemih terlihat jelas melalui kulit perut
- Saat dioleskan pada kulit kepala, pembuluh darah di otak dapat terlihat
- Setelah pewarna dicuci, kulit kembali ke warna aslinya
-
Hasil penelitian
- Teknologi ini berpotensi digunakan untuk mengidentifikasi lokasi cedera, menemukan vena untuk pengambilan darah, memantau gangguan pencernaan, dan mendeteksi tumor
- Seperti dalam novel HG Wells The Invisible Man, kuncinya adalah menyamakan indeks bias cahaya
- Pewarna tertentu dapat membuat cahaya lebih mudah melewati kulit dan jaringan lainnya
-
Eksperimen
- Dada ayam segar yang direndam dalam larutan tartrazine menjadi transparan terhadap cahaya merah
- Saat pewarna kuning dioleskan pada perut tikus, organ dan isi perut terlihat
- Pewarna dioleskan pada kepala tikus dan pembuluh darah otak diamati menggunakan teknik laser speckle contrast imaging
-
Makna penelitian
- Berlawanan dengan ekspektasi umum bahwa pewarna membuat suatu bahan menjadi kurang transparan, tartrazine justru membuat bahan opak seperti otot atau kulit menjadi lebih transparan
- Proses ini "reversibel dan dapat diulang", dan setelah pewarna dicuci, kulit kembali ke warna alaminya
- Saat ini tingkat transparansi dibatasi oleh kedalaman penetrasi pewarna, tetapi pewarna dapat dihantarkan lebih dalam melalui patch microneedle atau suntikan
-
Penelitian lanjutan
- Belum diuji pada manusia, dan keamanannya harus dibuktikan, terutama jika pewarna disuntikkan ke bawah kulit
- Ada potensi untuk meneliti rentang hewan yang lebih luas dibandingkan penelitian pada hewan yang secara alami transparan
-
Pendapat lain
- Christopher Rowlands dan John Gorecki dari Imperial College London menyebut prosedur ini kemungkinan akan menarik "minat yang sangat luas"
- Jika digabungkan dengan teknologi pencitraan modern, teknik ini dapat digunakan untuk mencitrakan seluruh otak tikus atau menemukan tumor di bawah jaringan setebal beberapa sentimeter
Ringkasan GN⁺
- Penelitian sedang berlangsung untuk membuat kulit dan otot sementara menjadi transparan menggunakan pewarna makanan biasa
- Teknologi ini dapat berguna untuk mengidentifikasi lokasi cedera, pengambilan darah, pemantauan gangguan pencernaan, dan deteksi tumor
- Saat ini belum diuji pada manusia dan keamanannya masih harus dibuktikan
- Ada potensi untuk meneliti rentang hewan yang lebih luas dibandingkan penelitian pada hewan yang secara alami transparan
- Teknologi ini kemungkinan akan menarik perhatian besar dari para peneliti di bidang terkait
1 komentar
Komentar Hacker News