Masa Depan AI dan Energi Menurut CEO Nvidia Jensen Huang
(youtube.com)Pandangan Jensen Huang tentang AI dan energi:
- Pelatihan AI membutuhkan energi yang sangat besar, tetapi AI juga memungkinkan penghematan energi di banyak bidang.
- Contoh penghematan energi melalui AI:
- Prediksi iklim dengan AI mengonsumsi daya 3000 kali lebih sedikit dibandingkan metode yang menggunakan superkomputer konvensional
- Jika AI diterapkan pada jaringan listrik smart grid, produksi listrik dari energi terbarukan dan transmisi listrik yang dihasilkan tersebut dapat dioptimalkan
- Pabrik AI (pusat data untuk pelatihan AI) memang menggunakan energi dalam jumlah sangat besar. Namun:
- Energi surplus dapat dimanfaatkan di wilayah yang mengalami kelebihan produksi energi, atau
- Operasinya tidak harus 100% terus-menerus dan bisa dijalankan hanya saat pelatihan untuk menghemat energi
- Jika AI dimanfaatkan dengan baik, secara keseluruhan konsumsi energi kemungkinan akan meningkat, tetapi itu karena AI memungkinkan hal-hal yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup
Arah NVIDIA dalam pengembangan AI:
- Berfokus pada "accelerated computing" - mengembangkan prosesor khusus yang mengoptimalkan konsumsi energi untuk komputasi AI
- Membangun ekosistem kolaborasi untuk penerapan AI bersama banyak startup di berbagai bidang
- Berfokus pada peningkatan pemahaman pembuat kebijakan dan publik tentang potensi serta cakupan penerapan AI
- Memperkirakan bahwa dalam waktu dekat AI akan mengambil porsi penting dalam pekerjaan pengetahuan dan industri
Mengenai regulasi AI:
- Ada pandangan bahwa ketika perusahaan-perusahaan AS menyediakan AI secara global, hal itu dapat menjadi ancaman terhadap keamanan nasional, sehingga penting untuk menemukan titik keseimbangan di antara keduanya
- Pemerintah tidak seharusnya hanya memaksakan regulasi, tetapi juga harus menjadi pengguna langsung AI (karena dengan memahaminya, pemerintah dapat menentukan apa yang perlu dibatasi dan apa yang perlu dilonggarkan)
- Pemberian izin untuk pusat data AI dan penyediaan energinya merupakan isu inti dalam regulasi
- Di masa depan, AI kemungkinan besar juga akan digunakan untuk menyusun dan meninjau aturan regulasi
2 komentar
> Jika AI diterapkan pada jaringan listrik smart grid, produksi listrik menggunakan energi terbarukan dan transmisi listrik yang dihasilkan tersebut dapat dioptimalkan.
Kalau untuk optimasi transmisi listrik masih perlu AI tambahan, lalu apa arti kata smart dalam smart grid?
> Di wilayah yang mengalami kelebihan produksi energi, energi surplus bisa dimanfaatkan, atau sistem bisa dijalankan tidak 100% penuh dan hanya diaktifkan saat pelatihan untuk menghemat energi.
Rasanya ini sesuatu yang seharusnya dilakukan sekarang juga, terlepas dari AI.
Terkait hal ini, menarik kalau melihat industri VPP. Katanya, karena memprediksi jumlah produksi energi terbarukan dan menyajikannya lebih dulu berdampak positif pada stabilitas seluruh grid (produksi berlebih - kelebihan beban grid - pemadaman listrik), kecerdasan buatan menjadi penting, https://repository.kisti.re.kr/bitstream/10580/…